TIMES JAKARTA, JAKARTA – Banyak orang langsung terpikir tentang jeruk saat bicara soal vitamin C. Namun, tahukah Anda bahwa beberapa jenis sayuran justru memiliki kandungan vitamin C yang jauh lebih tinggi? Vitamin C (asam askorbat) adalah nutrisi esensial yang berfungsi sebagai antioksidan kuat untuk menjaga kekebalan tubuh, membantu produksi kolagen, hingga mempercepat penyembuhan luka.
Berikut adalah daftar sayuran sumber vitamin C terbaik yang mudah ditemukan dan sangat baik untuk dikonsumsi sehari-hari.
1. Paprika (Terutama Paprika Kuning)
Paprika merupakan juara tersembunyi dalam urusan vitamin C. Paprika kuning mengandung hampir tiga kali lipat vitamin C dibandingkan jeruk. Dalam 100 gram paprika kuning, terdapat sekitar 183 mg vitamin C. Konsumsi dalam keadaan mentah (seperti salad) atau ditumis sebentar agar kandungan vitaminnya tidak rusak oleh panas berlebih.
2. Brokoli
Selain kaya serat, sayuran hijau ini adalah sumber nutrisi yang luar biasa. Satu cangkir brokoli cincang sudah mampu memenuhi kebutuhan harian vitamin C orang dewasa. Brokoli mengandung sekitar 89 mg vitamin C per 100 gram. Cara terbaik memasak brokoli adalah dengan dikukus selama 5 menit untuk menjaga kadar vitaminnya tetap optimal.
3. Kubis Brussel (Brussel Sprouts)
Sayuran yang menyerupai kol mini ini sangat padat nutrisi. Selain vitamin C, kubis brussel juga kaya akan vitamin K yang baik untuk kesehatan tulang. Sayuran ini mengandung sekitar 85 mg vitamin C per 100 gram.
4. Kale
Dikenal sebagai superfood, kale memiliki konsentrasi nutrisi yang tinggi. Vitamin C dalam kale membantu tubuh menangkal radikal bebas dan menjaga kesehatan kulit. Kale mngandung sekitar 120 mg vitamin C per 100 gram. Anda bisa mencampurkan kale ke dalam smoothie buah atau menjadikannya keripik panggang yang sehat.
5. Kembang Kol
Meski warnanya tidak mencolok, kembang kol memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi. Selain itu, sayuran ini rendah kalori sehingga cocok untuk program diet. Kembang kol engandung sekitar 48 mg vitamin C per 100 gram.
Cara Mengoptimalkan Asupan Vitamin C dari Sayuran
Vitamin C bersifat larut dalam air dan sensitif terhadap panas. Agar Anda mendapatkan manfaat maksimal, hindari Merebus Terlalu Lama karena Merebus sayuran dalam banyak air akan membuat vitamin C larut dan terbuang bersama air rebusan. Gunakan Metode Kukus atau Tumis Cepat karena metode ini paling efektif mempertahankan kandungan nutrisi. Simpan sayuran di tempat yang sejuk dan gelap, karena paparan cahaya dan udara dalam waktu lama dapat menurunkan kadar vitamin C. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Bukan Hanya Jeruk, 5 Sayuran Ini Ternyata Sangat Kaya Vitamin C
| Pewarta | : Deasy Mayasari |
| Editor | : Deasy Mayasari |