Ketika Selingkuh Terungkap: Akhir Segalanya atau Awal Perbaikan?
Ilustrasi - Tak sedikit yang mempertanyakan apakah pelaku perselingkuhan dapat berubah, serta apakah hubungan yang retak masih memiliki peluang untuk dipulihkan.

Ketika Selingkuh Terungkap: Akhir Segalanya atau Awal Perbaikan?

Perselingkuhan tak selalu jadi akhir hubungan. Simak peluang pulih, syarat memperbaiki kepercayaan, serta dampak emosional yang dialami pelaku dan pasangan.

TIMES Jakarta,Minggu 26 April 2026, 01:13 WIB
633
H
Hendarmono Al Sidarto

JAKARTASelingkuh atau perselingkuhan bukan sekadar pelanggaran komitmen, tetapi juga meninggalkan luka emosional yang dalam. Tak heran, banyak orang langsung menganggap hubungan berakhir saat pengkhianatan terungkap. Namun, di balik rasa sakit itu, peluang untuk pulih sebenarnya masih ada.

Pertanyaannya, apakah selingkuh bisa benar-benar sembuh? Dikutip dari Well Marriage Center dan berbagai sumber, jawabannya tidak sesederhana ya atau tidak.

Secara umum, seseorang yang pernah berselingkuh memang memiliki risiko mengulangi kesalahan. Meski begitu, perubahan tetap mungkin terjadi. Kunci utamanya terletak pada kesadaran diri. Ketika pelaku mampu mengakui kesalahan, memahami penyebabnya, dan berkomitmen untuk berubah, proses pemulihan bisa dimulai.

Dalam hubungan, perselingkuhan akan selalu menjadi bagian dari sejarah yang tak bisa dihapus. Namun, bukan berarti hubungan tak bisa diperbaiki. Keberhasilan pemulihan sangat ditentukan oleh komitmen kedua belah pihak.

Tanpa keinginan bersama untuk memperbaiki keadaan, luka akan sulit sembuh. Pelaku perlu benar-benar memutus hubungan dengan pihak ketiga, bersikap jujur, dan menunjukkan penyesalan yang tulus. Di sisi lain, pasangan yang diselingkuhi juga perlu memproses emosinya dengan sehat dan, jika memungkinkan, membuka ruang untuk rekonsiliasi.

Perjalanan ini tidak selalu mulus. Akan ada fase naik turun, di mana emosi negatif bisa kembali muncul. Kondisi ini wajar dan merupakan bagian dari proses penyembuhan.

Dalam banyak kasus, bantuan konselor atau terapis hubungan sangat membantu. Pendampingan profesional dapat membuka akar masalah, memperbaiki komunikasi, serta membangun kembali kedekatan emosional yang sempat hilang.

Jejak Psikologis yang Ditanggung Pelaku Perselingkuhan

Perselingkuhan tidak hanya melukai pasangan, tetapi juga membawa konsekuensi serius bagi pelakunya.

1. Bayang-bayang rasa bersalah
Pelaku kerap dihantui penyesalan, terutama setelah kebohongan terungkap. Perasaan ini bisa menetap lama dan mengganggu kesehatan mental.

2. Hidup dalam rasa waswas
Ketakutan kehilangan pasangan, keluarga, hingga reputasi membuat pelaku diliputi kecemasan yang berpotensi memicu stres dan gangguan tidur.

3. Kepercayaan diri yang runtuh
Melanggar komitmen sering berujung pada perasaan gagal, sehingga pelaku memandang dirinya secara negatif.

4. Kelelahan batin berkepanjangan
Menjalani dua hubungan sekaligus menuntut energi emosional besar, dari menyimpan rahasia hingga menghadapi tekanan psikologis.

5. Retaknya fondasi hubungan
Meski hubungan dipertahankan, kepercayaan yang rusak membutuhkan waktu panjang dan usaha ekstra untuk diperbaiki.

6. Dilema yang menguras pikiran
Tarik-menarik antara mempertahankan pasangan utama atau memilih pihak ketiga kerap memicu konflik batin yang melelahkan.

7. Citra diri di mata sosial menurun
Saat perselingkuhan terungkap, penilaian negatif dari lingkungan bisa merusak relasi sosial hingga berdampak pada karier.

Pada akhirnya, apakah selingkuh bisa sembuh sangat bergantung pada kesadaran pelaku, kesiapan pasangan, serta lingkungan yang mendukung proses pemulihan.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Hendarmono Al Sidarto
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.