TIMES JAKARTA, JAKARTA – Dani Pedrosa menilai perubahan regulasi MotoGP 2027 akan membawa dampak besar terhadap cara balapan berlangsung. Menurut test rider KTM tersebut, aturan baru justru memberi kembali kendali lebih besar kepada pembalap, terutama pada fase start yang selama ini dinilai terlalu mudah diprediksi.
Musim ini menjadi tahun terakhir penggunaan mesin 1000cc yang telah dipakai sejak 2012. Mulai 2027, MotoGP akan beralih ke mesin 850cc, disertai pemangkasan perangkat aerodinamika serta pelarangan ride height device. Langkah tersebut diambil untuk meningkatkan aspek keselamatan sekaligus mengembalikan kualitas duel di lintasan, yang belakangan dinilai menurun akibat dominasi teknologi.
Perubahan besar lainnya adalah pergantian pemasok ban. Pirelli akan menggantikan Michelin sebagai pemasok ban resmi MotoGP mulai 2027, sebuah keputusan yang diperkirakan akan memengaruhi karakter motor secara signifikan.
Pedrosa, yang mengoleksi 31 kemenangan balapan MotoGP, mengaku telah menjajal prototipe mesin 850cc KTM serta mencoba ban Pirelli generasi terbaru. Dari pengalamannya, ia melihat potensi perubahan besar dalam dinamika balapan.
“Regulasi baru ini penting. Aturan 2027 akan memberi lebih banyak kendali kepada pembalap dan membuat start balapan menjadi kurang bisa ditebak,” ujar Pedrosa kepada Motorsport edisi Spanyol.
Menurutnya, start balapan MotoGP saat ini cenderung monoton. Dengan regulasi baru, peluang menyalip di awal balapan akan kembali terbuka dan pertarungan di lintasan menjadi lebih hidup.
“Sekarang start balapan cukup bisa diprediksi. Dengan aturan baru, posisi bisa lebih banyak berubah. Ini membuka kembali pertarungan di lintasan,” lanjutnya.
Meski demikian, Pedrosa belum bisa berbicara detail mengenai karakter ban Pirelli karena pembatasan teknis. Namun ia menegaskan bahwa pergantian pemasok ban merupakan perubahan yang sangat fundamental.
“Ini perubahan yang sangat radikal. Dampaknya akan tergantung pada seberapa besar perbedaannya, karena ban bisa memengaruhi sasis, gaya berkendara, pengereman, hingga pengelolaan gas,” jelasnya.
Pedrosa menambahkan, perubahan ban di masa lalu menunjukkan bahwa meski catatan waktu putaran bisa meningkat, tim tetap harus melakukan penyesuaian besar pada motor, dan pembalap pun dituntut cepat beradaptasi.
Ia memiliki pengalaman langsung saat Michelin menggantikan Bridgestone pada musim 2016. Musim tersebut berlangsung kompetitif, dengan sembilan pembalap berbeda meraih kemenangan dan empat pabrikan naik podium tertinggi—sebuah indikasi bahwa perubahan ban bisa mengacak peta persaingan.
Dengan kombinasi mesin baru, pengurangan perangkat aero, serta ban baru, MotoGP 2027 diprediksi akan menghadirkan balapan yang lebih terbuka dan menantang, sekaligus mengembalikan peran pembalap sebagai faktor penentu utama di lintasan. (*)
| Pewarta | : Wahyu Nurdiyanto |
| Editor | : Wahyu Nurdiyanto |