TIMES JAKARTA, TANJUNG SELOR – Dewi Ratna Ningsih, akrab dengan panggilan Dewi, seorang mahasiswi Ilmu Komunikasi berusia 23 tahun dari Universitas Pelita Harapan, berhasil meraih selempang Puteri Indonesia Kalimantan Utara (Kaltara) 2025.
Tidak hanya dikenal karena kecantikan dan prestasinya di dunia hiburan sebagai model dan aktris, tetapi Dewi juga memiliki visi yang lebih besar untuk dunia yang lebih baik, khususnya dalam hal perlindungan anak.
Komitmen dalam Meningkatkan Kesadaran tentang Perlindungan Anak
Dalam hal ini Dewi yakin dan percaya bahwa peran perempuan sangat penting dalam mengubah dunia, terutama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak di manapun berada.
Terlepas dari kesibukannya di dunia hiburan, Dewi menyisihkan waktu untuk terlibat dalam berbagai kegiatan sosial yang berfokus pada perlindungan anak-anak, khususnya dalam upaya pencegahan kekerasan seksual.
Melalui program edukasi dan penyuluhan yang ia jalankan, Dewi memberikan wawasan tentang pentingnya melindungi hak-hak anak dan menyuarakan agar mereka memiliki keberanian untuk berbicara dan mencari pertolongan saat menghadapi masalah kekerasan seksual.
"Saya mengingatkan kepada anak-anak bahwa anak-anak tidak sendirian. Mereka berhak mendapatkan kehidupan yang aman dan bahagia, dan kita sebagai generasi muda harus menciptakan dunia yang aman untuk mereka," kata Dewi dalam salah satu kunjungan sosialnya, Rabu (26/3/2025).
#BeRightBeBright: Kampanye untuk Mengedukasi Masyarakat
Salah satu inisiatif yang diusung Dewi adalah kampanye dengan hashtag #BeRightBeBright, yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat luas tentang pentingnya peran serta semua pihak dalam mencegah kekerasan seksual terhadap anak.
Melalui platform media sosial Instagram @ddewiratna__ yang dimilikinya dan kerjasama dengan berbagai lembaga sosial, lebih lanjut Dewi mengajak masyarakat khususnya generasi muda untuk lebih peduli terhadap isu-isu sosial yang melibatkan anak-anak.
"Kolaborasi dengan berbagai pihak semakin memperkuat gerakan ini. Saya sangat mendukung kampanye yang mengangkat pentingnya peran aktif masyarakat dalam memberikan ruang yang aman dan penuh kasih sayang bagi anak-anak," ungkapnya.
Potret Puteri Indonesia Kalimantan Utara 2025, Dewi Ratna Ningsih, saat menjalankan advokasi kepedulian sosial dan perlindungan anak. (FOTO: Dewi for TIMES Indonesia)
Visi dan Misi yang Lebih Besar
Untuk itu Dewi berharap banyak dapat membawa dampak positif yang lebih luas, terutama dalam upaya meningkatkan kesadaran tentang perlindungan anak di Kalimantan Utara dan Indonesia.
"Kolaborasi antara saya dan pihak terkait diyakini dapat memotivasi lebih banyak orang untuk menjadi agen perubahan dalam menciptakan dunia yang lebih baik untuk anak-anak," tutur Dewi sembari tersenyum manis.
Kecantikan Sejati yang Berasal dari Hati
Dewi Ratna Ningsih ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa kecantikan sejati tidak hanya terletak pada penampilan luar, tetapi juga dalam kepedulian dan keberanian untuk memperjuangkan kebaikan.
Lebih lanjut dalam setiap langkahnya ini, Dewi selalu berusaha untuk menginspirasi orang lain agar lebih peduli terhadap isu-isu sosial, terutama yang menyangkut perlindungan anak.
"Dalam perjalanan yang dilalui menuju Puteri Indonesia 2025, saya ingin membuktikan bahwa kecantikan bukan hanya soal fisik, tetapi juga tentang memiliki hati yang peduli terhadap sesama," imbuh Dewi.
Melalui segala upaya yang ia lakukan, Dewi berharap semakin banyak individu yang terinspirasi untuk ikut serta dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak Indonesia.
"Semoga perjuangan kita dalam mengedukasi dan melindungi anak-anak dari kekerasan seksual dapat membawa perubahan positif di masyarakat, menciptakan dunia yang lebih baik dan lebih aman bagi generasi mendatang," tutupnya.
Pewarta | : Wandi Ruswannur |
Editor | : Faizal R Arief |