TIMES Jakarta/Presiden Ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuanggan Megawati Soekarnoputri. (Foto: Dok TIN)

Dalam perayaan ulang tahun ke-78, Megawati Soekarnoputri menyinggung banyak pihak yang mengincar jabatan Ketua Umum PDIP jika dirinya tidak lagi menjabat.

TIMES Jakarta,Jumat 24 Januari 2025, 18:18 WIB
312.9K
A
Antara

JAKARTAKetua Umum PDI Perjuangan (PDI Perjuangan), Megawati Soekarnoputri, kembali menyinggung isu mengenai banyaknya pihak yang ingin menggantikan posisinya sebagai ketua umum jika dirinya tidak lagi menjabat. Hal ini disampaikannya saat berdialog dengan ribuan kader dalam perayaan ulang tahunnya yang ke-78 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (25/1/2025).

Saat itu, Megawati tengah menikmati momen bersama Wakil Gubernur Jakarta terpilih, Rano Karno, yang menuntunnya untuk melihat sejumlah lukisan karya seniman sebagai hadiah ulang tahun. Dalam suasana santai, Rano sempat bergurau menanyakan apakah Megawati tertarik menjadi kurator lukisan.

“Loh, saya Ketua Umum,” jawab Megawati singkat, yang disambut gelak tawa para kader di ruangan.

Namun, Megawati melanjutkan dengan nada serius, menyinggung bahwa jika dirinya tidak lagi menjabat, kemungkinan besar akan banyak pihak yang mengincar kursi ketua umum.

“Kalau tahu saya ini kan berarti turun pangkat ya, wah pasti sudah ada deh yang mau ambil,” ujarnya, disambut gemuruh tawa kader.

Isu Kursi Ketua Umum PDIP

Pernyataan Megawati ini seolah menegaskan kembali isu yang pernah ia singgung dalam beberapa kesempatan sebelumnya. Salah satunya ketika ia berpidato di acara HUT ke-52 PDIP di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, pada 10 Januari lalu.

Dalam pidatonya, Megawati mengungkapkan bahwa meskipun dirinya didorong untuk kembali menjadi ketua umum, ia mengaku enggan jika para kader tidak menunjukkan solidaritas dan semangat yang sama.

“Katanya minta saya (jadi) ketua umum lagi, ketum lagi, tapi nek anak buahku ngene wae, emoh (kalau anak buah saya seperti ini, tidak mau),” tegas Megawati.

Ia menambahkan bahwa jika dirinya memutuskan untuk tidak menjabat lagi, ada pihak-pihak yang diam-diam sudah mempersiapkan diri untuk mengambil alih kursi kepemimpinan.

“Tapi terus ada yang kepengin (jadi ketum PDIP), ha-ha, gila,” ujarnya sembari tertawa.

Kesolidan Kader Jadi Penentu

Sebagai salah satu partai terbesar di Indonesia, PDIP berada dalam sorotan terkait arah kepemimpinan ke depan. Megawati, yang telah memimpin partai selama puluhan tahun, tampaknya ingin memastikan bahwa semangat solidaritas kader tetap terjaga sebelum ia menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan.

Pernyataan Megawati menjadi sinyal penting bagi internal partai untuk tetap menjaga kekompakan demi menghadapi tantangan politik ke depan.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Antara
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.