https://jakarta.times.co.id/
Berita

Irjen Kemenhaj Tegaskan Integritas dan Kedisiplinan Petugas Haji dalam Melayani Jemaah

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:11
Irjen Kemenhaj Tegaskan Integritas dan Kedisiplinan Petugas Haji Melayani Jemaah Irjen Kemenhaj Dendi Suryadi saat memberikan arahan di layanan Media Center Haji (MCH). (FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia)

TIMES JAKARTA, JAKARTA – Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Irjen Kemenhaj), Dendi Suryadi, menegaskan pentingnya integritas dan kedisiplinan petugas haji dalam melayani jemaah, khususnya saat berada di Arab Saudi.

Dalam arahannya kepada peserta Diklat PPIH Arab Saudi Tahun 1447 H/2026 M, Irjen Dendi mengingatkan agar tidak ada lagi petugas yang hanya hadir saat menerima honor, namun menghilang ketika jemaah membutuhkan pelayanan.

“Jangan sampai terima honor, tapi di Arab Saudi justru menghilang dan tidak melayani jemaah,” tegas Irjen Dendi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (20/1/2026) kemarin. 

Ia pun menyoroti sikap petugas pada saat bertugas di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Menurutnya, petugas yang sudah berhaji harus tetap mengenakan seragam dan harus menjadi teladan bagi jemaah haji.

Dendi juga mengingatkan agar petugas tidak bersikap membangkang dan menolak perintah pimpinan.

“Jangan jadi petugas yang bangkang, tidak mau diperintah. Ikuti perintah atasan dan pimpinan langsung,” ujarnya.

Selain soal kedisiplinan kerja, Dendi juga menekankan pentingnya menjaga etika dan perilaku sehari-hari. Ia mengingatkan petugas agar tidak merokok sembarangan dan tidak membuang sampah di sembarang tempat. “Kalau tidak bisa membersihkan, jangan ikut mengotori,” katanya tegas.

Dalam arahannya, Dendi kembali mengingatkan nilai-nilai spiritual yang harus dipegang petugas haji. “Jangan remehkan amal kecil. Bisa jadi justru amal kecil itulah yang menjadi sebab kita masuk surga,” tuturnya.

Ia menekankan pentingnya kekompakan dan kerja sama seluruh unsur PPIH, termasuk merangkul KBIHU dan PPIH kloter agar pelayanan jemaah berjalan optimal. Menurut Dendi, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak diukur dari kemewahan fasilitas, melainkan dari kondisi jemaah.

“Indikator keberhasilan itu sederhana: jemaah wafat sangat sedikit atau tidak ada, tidak ada jemaah yang hilang, dan tidak ada jemaah yang bersedih,” pungkasnya.

Arahan ini menjadi pengingat bahwa tugas sebagai petugas haji bukan sekadar pekerjaan, melainkan amanah besar untuk melayani tamu-tamu Allah dengan sepenuh hati dan tanggung jawab. (*)

Pewarta : Ahmad Nuril Fahmi
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jakarta just now

Welcome to TIMES Jakarta

TIMES Jakarta is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.