TIMES JAKARTA, JAKARTA – Indonesia dan Amerika Serikat tengah melakukan pembahasan ekosistem produk halal. Pembahasan tersebut dibahas antara Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dengan United States Department of Agriculture (USDA) di Grand Hyatt Jakarta, Selasa (4/2/2026) lalu.
Pertemuan yang dipimpin oleh Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan bersama delegasi dari USDA membahas peningkatan kualitas perdagangan, sebagai bagian dari upaya memperkuat kemitraan bilateral di sektor perdagangan produk halal secara timbal balik dan saling menguntungkan.
“Melalui pertemuan ini, BPJPH RI dan USDA menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat kemitraan strategis dalam perdagangan pertanian,” ucap Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan dalam keterangan persnya pada Jumat (6/2/2026).
Selain itu, lanjut Babe Haikal, pertemuan BPJPH dan USDA juga menciptakan proses sertifikasi halal yang lebih transparan dan efisien, serta memberikan manfaat nyata bagi petani, pelaku usaha, dan konsumen di Indonesia maupun Amerika Serikat.
Dalam kesempatan tersebut, Babe Haikal juga menyampaikan apresiasi atas komitmen Amerika Serikat yang telah membangun ekosistem halal sejak tahun 1980. Menurutnya, kedua pihak juga mendiskusikan tantangan perbedaan standar halal antarnegara, yang menuntut peningkatan fasilitas produksi dalam pemenuhan kesesuaiannya dengan standar proses produk halal (PPH).
Secara keseluruhan, pertemuan bilateral tersebut mempertegas komitmen kuat BPJPH dan USDA dalam memperkuat perdagangan pertanian berbasis halal, membangun proses sertifikasi halal yang lebih terintegrasi, serta memberikan manfaat nyata bagi petani, pelaku usaha, dan konsumen di Indonesia maupun Amerika Serikat. (*)
| Pewarta | : Ahmad Nuril Fahmi |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |