Arya Sinulingga: Keuangan PT Garuda Memburuk Akibat Manajemen Lama "Ugal-Ugalan"
TIMES Jakarta/Keuagan Maskapai Garuda Indonesia terpuruk karena manajemen lama ugal-ugalan. (FOTO: Tempo).

Arya Sinulingga: Keuangan PT Garuda Memburuk Akibat Manajemen Lama "Ugal-Ugalan"

Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengatakan kondisi keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang terus memburuk saat ini terjadi karena manajemen terdahulu menjalankan bisnis penerbangan secara 'ugal-ugalan'

TIMES Jakarta,Senin 25 Oktober 2021, 18:19 WIB
721.2K
H
Hasbullah

JAKARTAStaf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengatakan kondisi keuanganPT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang terus memburuk saat ini terjadi karena manajemen terdahulu menjalankan bisnis penerbangan secara 'ugal-ugalan'.

"Kita tahu kondisi Garuda saat ini karena dulu itu ugal-ugalan, penyewaan pesawat yang dilakukan oleh pihak Garuda. Ugal-ugalan ini yang membuat kondisi Garuda buruk, diperparah lagi dengan kondisi Covid-19. Puncaknya saja Covid, tapi mereka juga punya pondasi yang jelek," ujar Arya dalam keterangannya, Senin (25/10/2021).

Maka itu, Arya menyatakan Kementerian BUMN sedang berupaya keras menyelesaikan persoalan keuangan maskapai milik negara tersebut. Upaya utama yang dilakukan ialah bernegosiasi dengan para kreditur untuk menyelesaikan tumpukan utang perusahaan berkode saham GIAA ini.

"Kami sedang proses negosiasi, mudah-mudahan berhasil. Hanya dengan cara negosiasi kepada pemilik piutang ini yang kami harapkan. Kalau berhasil, maka Garuda akan tetap jalan," ujar Arya.

Sebaliknya, jika negosiasi gagal, Arya mengatakan pihaknya baru akan mencari langkah lain agar BUMN tetap memiliki maskapai penerbangan, "Kita tunggu saja bagaimana kondisi negosiasi."

Selain negosiasi, menurut Arya, perusahaan juga terus melakukan efisiensi keuangan demi menyelamatkan perusahaan. Untuk itu, dia mengimbau seluruh pihak untuk melihat kondisi yang ada saat ini secara rasional.

Menanggapi opsi penyertaan modal negara (PMN), menurut Arya Sinulingga bahwa Kementerian BUMN belum berencana meminta Kementerian Keuangan untuk menyuntikkan modal kepada PT Garuda Indonesia. Pasalnya, anggaran yang dibutuhkan tentu akan sangat banyak.  (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Hasbullah
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.