Punya Rekor Buruk Kontra Oman, Pelatih Timnas Indonesia Evaluasi Lini Serang Skuad Garuda
Pelatih timnas Indonesia John Herdman (kiri) dan bek skuadnya Kevin Diks berpose dalam sesi jumpa pers prapertandingan FIFA Match Day melawan Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Foto: ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)

Punya Rekor Buruk Kontra Oman, Pelatih Timnas Indonesia Evaluasi Lini Serang Skuad Garuda

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membidik misi besar untuk memutus rekor 38 tahun tanpa kemenangan atas Oman dalam laga persahabatan FIFA di SUGBK.

TIMES Jakarta,Kamis 4 Juni 2026, 21:50 WIB
253
A
Antara

JakartaPelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, mengusung misi besar untuk membawa skuad Garuda meraih kemenangan pertama atas Oman dalam 38 tahun terakhir. Momentum tersebut dibidik saat kedua tim bentrok dalam laga persahabatan FIFA di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026).

"Kami belum pernah mengalahkan Oman dalam 38 tahun terakhir, dan itulah tantangan kami," kata Herdman dalam sesi jumpa pers pra-pertandingan di SUGBK, Kamis (4/6/2026).

Demi memuluskan target tersebut, juru taktik asal Inggris itu berharap para suporter dapat memerahkan dan memenuhi tribun SUGBK untuk memberikan dukungan moral yang masif kepada para pemain.

Berdasarkan data dari laman 11v11, Indonesia dan Oman tercatat sudah bertemu sebanyak enam kali di lapangan hijau. Tim Garuda baru mengemas dua kemenangan, yang masing-masing diraih pada tahun 1987 (2-0) dan 1988 (3-0) dalam ajang King's Cup.

Setelah periode tersebut, Indonesia kesulitan menumbangkan Oman. Pada pertemuan terakhir di laga uji coba tahun 2021 silam, Indonesia yang kala itu masih diarsiteki Shin Tae-yong harus mengakui keunggulan Oman dengan skor 1-3.

Melihat rekor pertemuan tersebut, Herdman menegaskan bahwa laga ini memiliki pertaruhan yang jauh lebih besar daripada sekadar status pertandingan persahabatan biasa. Baginya, Oman adalah tolok ukur yang tepat untuk menguji level sepak bola Indonesia di panggung Asia. Di atas kertas, Oman saat ini bertengger di peringkat ke-79 FIFA, sementara Indonesia berada di posisi ke-122.

"Ini bukan sekadar laga persahabatan. Ini kesempatan bagi kami untuk menunjukkan bahwa Indonesia adalah pesaing yang serius di AFC," tutur Herdman.

Di samping mengejar kemenangan, Herdman akan memanfaatkan laga ini untuk mengevaluasi sekaligus menyempurnakan performa tim berkaca dari hasil dua pertandingan perdana di FIFA Series 2026 pada akhir Maret lalu. Ia menyoroti efektivitas lini serang yang dinilai masih tumpul.

"Salah satu kekurangannya sangat jelas. Kami tidak menghasilkan cukup banyak tembakan tepat sasaran meski memiliki kontrol permainan yang besar. Kami juga tidak cukup banyak menempatkan pemain di kotak penalti dan belum memiliki kualitas serangan yang memadai di area-area penting," ujar Herdman memungkasi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Antara
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.