Kemenhaj Bersama IPB Perkuat Penyusunan Cetak Biru Ekosistem Ekonomi Haji
TIMES Jakarta/Direktur Jenderal PE2HU Kemenhaj, Jaenal Effendi (kanan) saat kegiatan FGD di IPB Bogor. (FOTO: dok. Kemenhaj)

Kemenhaj Bersama IPB Perkuat Penyusunan Cetak Biru Ekosistem Ekonomi Haji

IPB dilibatkan untuk memperkuat substansi akademik dan teknis cetak biru, khususnya pada pilar konsumsi pangan dan inovasi berbasis tekncenter.

TIMES Jakarta,Rabu 25 Februari 2026, 14:10 WIB
985
A
Ahmad Nuril Fahmi

JAKARTAKementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) menggandeng IPB University untuk memperkuat penyusunan Cetak Biru Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah melalui Focus Group Discussion (FGD) di Science Techno Park (STP) IPB, Senin (23/2/2026) lalu.

Direktur Jenderal PE2HU Kemenhaj, Jaenal Effendi menegaskan bahwa pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah merupakan mandat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 dan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2025 yang menempatkan Kementerian Haji dan Umrah sebagai leading institution dalam transformasi sektor haji.

“Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 dan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2025 secara tegas memberikan mandat kepada Kemenhaj untuk memimpin transformasi sektor haji, termasuk dalam membangun ekosistem ekonomi yang kuat dan berkelanjutan,” ujar Jaenal dalam keterangan persnya yang diterima TIMES Indonesia, Rabu (25/2/2026). 

Menurutnya, penyusunan cetak biru menjadi langkah strategis untuk mengubah paradigma pengelolaan haji dari sekadar cost center menjadi profit center yang mampu memberikan nilai tambah ekonomi secara terukur dan berkelanjutan.

“Penguatan cetak biru ini menjadi fondasi agar pengelolaan haji tidak hanya berorientasi pada layanan, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi yang terintegrasi dan berdampak luas,” tambahnya.

Ia menjelaskan, ekosistem ekonomi haji mencakup sejumlah pilar, antara lain transportasi dan logistik, akomodasi, konsumsi pangan, layanan kesehatan dan bimbingan ibadah, efisiensi digital, produk halal unggulan, hingga keuangan syariah inovatif. Dengan total kuota 221.000 jemaah haji Indonesia, potensi nilai ekonomi dinilai besar dan memerlukan integrasi rantai pasok serta pelibatan pelaku usaha nasional secara sistematis.

Dalam konteks tersebut, IPB dilibatkan untuk memperkuat substansi akademik dan teknis cetak biru, khususnya pada pilar konsumsi pangan dan inovasi berbasis tekncenter

Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, menyatakan kesiapan IPB menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem ekonomi haji berbasis sains.

“IPB siap berkontribusi dalam penyusunan naskah akademik dan penguatan cetak biru, termasuk melalui standar gizi dan formulasi menu jemaah, inovasi produk pangan adaptif, serta pengembangan sistem rantai pasok berbasis teknologi,” tegas Alim.

Dalam FGD tersebut, IPB memaparkan potensi kontribusi konkret, mulai dari penyusunan standar gizi jemaah berbasis evidence, pengembangan produk pangan rendah indeks glikemik dan tahan distribusi, hingga penerapan smart traceability berbasis AI dan teknologi digital untuk menjamin mutu dan keamanan pangan.

FGD ini tidak hanya membahas arah kebijakan dalam cetak biru, tetapi juga merumuskan model kolaborasi antara kementerian, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan UMKM dalam membangun rantai nilai ekonomi haji yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Melalui sinergi ini, Kementerian Haji dan Umrah menargetkan terwujudnya Cetak Biru Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah yang komprehensif dan implementatif, sekaligus mendorong transformasi sektor haji menjadi ekosistem ekonomi yang produktif bagi bangsa. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Ahmad Nuril Fahmi
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.