Kemenag Dorong Integrasi Pendidikan Keagamaan dalam Desain Besar Karakter Pemuda
TIMES Jakarta/Saat Prof. Warsito, sebagai narasumber menyampaikan paparan dalam rapat penyusunan kurikulum dan desain karakter pemuda yang digelar di Jakarta, Rabu (25/2/2026). (FOTO: Fathullah Syahrul).

Kemenag Dorong Integrasi Pendidikan Keagamaan dalam Desain Besar Karakter Pemuda

Kemenag merekomendasikan penguatan layanan kesehatan mental bagi pemuda serta perluasan kurikulum pendidikan berbasis cinta, nasionalisme, tenggang rasa, dan gotong royong.

TIMES Jakarta,Jumat 27 Februari 2026, 13:38 WIB
70
H
Hainor Rahman

JAKARTAKementerian Agama (Kemenag) RI mendorong agar lembaga pendidikan keagamaan, khususnya pondok pesantren, diakomodasi secara eksplisit dalam penyusunan Kurikulum dan Desain Besar Karakter Pemuda Indonesia yang tengah dirumuskan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

Hal tersebut disampaikan Tim Direkturat Pesantren, Fathullah Syahrul, dalam rapat penyusunan kurikulum dan desain karakter pemuda yang digelar di Jakarta, Rabu (25/2/2026). Dalam forum itu, Kemenag memberikan sejumlah masukan terkait tantangan pembangunan karakter generasi muda di era disrupsi.

Fathullah menekankan bahwa pemuda memiliki posisi strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, derasnya arus digitalisasi dan akses teknologi tanpa batas menghadirkan tantangan serius bagi pembentukan karakter.

“Akses teknologi tanpa kontrol dapat melahirkan dua konsekuensi, baik atau buruk. Karena itu, pembangunan karakter pemuda harus dirancang secara sistematis dan lintas sektor,” ujarnya.

Ia juga menyoroti persoalan degradasi moral dan krisis kesehatan mental yang terjadi di berbagai lembaga pendidikan. 

Mengutip data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 1 miliar orang di dunia mengalami gangguan kesehatan jiwa, dan bunuh diri menjadi salah satu penyebab utama kematian pada usia muda.

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut adanya penguatan kurikulum berbasis nilai, termasuk di lingkungan pendidikan keagamaan.

“Selain itu, kami mendorong agar ada klausul Kurikulum dan Desain Besar Karakter Pemuda Indonesia pada lembaga pendidikan keagamaan, khususnya pondok pesantren,” kata Fathullah.

Ia menilai pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter berbasis nilai spiritual, kebangsaan, dan moderasi beragama. Karena itu, integrasi pesantren dalam desain besar karakter pemuda dinilai penting agar kebijakan yang disusun bersifat inklusif dan komprehensif.

Sebagai bagian dari ikhtiar tersebut, Kemenag melalui Direktorat Pesantren telah menjalankan sejumlah program penguatan karakter, di antaranya Kurikulum Cinta yang menanamkan nilai cinta kepada Tuhan, ilmu, guru, sesama, diri sendiri, masyarakat, dan lingkungan.

Selain itu, melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 91 Tahun 2025, Kemenag meluncurkan peta jalan pengembangan dengan piloting 512 Pesantren Ramah Anak. Dalam kajian Pesantren Ramah juga dibahas tentang Ramah Lingkungan, Ramah Digital dan Ramah Infrastruktur

Dalam forum itu, Kemenag juga merekomendasikan penguatan layanan kesehatan mental bagi pemuda serta perluasan kurikulum pendidikan berbasis cinta, nasionalisme, tenggang rasa, dan gotong royong.

Rapat penyusunan Kurikulum dan Desain Besar Karakter Pemuda Indonesia tersebut diharapkan menghasilkan kerangka kebijakan yang mampu menjawab tantangan moral, sosial, dan psikologis generasi muda di tengah perubahan zaman. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Hainor Rahman
|
Editor:Hainorrahman

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.