Presiden RI Jokowi Minta Satgas Covid-19 di Daerah Kembali Aktif Edukasi Masyarakat
Presiden RI Jokowi (Joko Widodo) menyebut semua negara masih kewalahan menangani pandemi Covid-19. Dia mengajak masyarakat Indonesia tetap konsisten menjaga protokol kese ...
JAKARTA – Presiden RI Jokowi (Joko Widodo) menyebut semua negara masih kewalahan menangani pandemi Covid-19. Dia mengajak masyarakat Indonesia tetap konsisten menjaga protokol kesehatan dan tidak boleh meremehkan.
Oleh karena itu, dia meminta semua Satgas Covid-19 di berbagai daerah kembali terjun ke lapangan dan mengedukasi masyarakat. Dia tidak ingin mereka terjebak dalam kelalaian yang memicu naiknya kasus.
Presiden juga mengajak masyarakat kembali menjaga diri, kesehatan keluarga dan tidak putus asa meskipun pandemi sudah lebih dua tahun. Jokowi ingin kasus Covid-19 di Indonesia terus melandai dan segera selesaikan, alasannya agar kebangkitan nasional terwujud.
"Sekarang ini semua negara tidak berada pada posisi yang aman-aman saja. Hati-hati mengenai ini. Kita telah dua setengah tahun menghadapi tantangan berat yang namanya Covid. Dan, sampai saat ini belum rampung. Belum selesai," kata Presiden Jokowi di Jakarta, Kamis (7/7/2022).
Kemudian, Presiden Jokowi memuji seluruh stakeholder satgas penanganan Covid-19 yang sudah bekerja keras. Menurutnya, kasus Covid-19 di Indonesia saat ini sudah masuk yang paling rendah di seluruh dunia. Dia bersyukur hal ini bisa dicapai.
Terakhir, dia menyarankan masyarakat segera mengikuti kegiatan vaksinasi booster ketiga di gerai-gerai terdekat. Hal itu bertujuan agar kekebalan tubuh pengguna bisa bertambah dan tidak gampang terinfeksi virus Covid-19.
"Kita alhamdulillah meskipun masih berada pada posisi yang rendah tugas kita semuanya untuk mengendalikan. Tetap harus waspada," pungkas Presiden RI Jokowi.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


