Dari Pasar Modal ke OJK, Jejak Karier Friderica Widyasari Dewi
TIMES Jakarta/Friderica Widyasari Dewi.

Dari Pasar Modal ke OJK, Jejak Karier Friderica Widyasari Dewi

Friderica Widyasari Dewi resmi ditunjuk sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK. Berikut profil dan rekam jejak kariernya dari pasar modal hingga pengawasan perlindungan konsumen.

TIMES Jakarta,Minggu 1 Februari 2026, 14:15 WIB
8K
A
Antara

JAKARTANama Friderica Widyasari Dewi menjadi sorotan setelah Otoritas Jasa Keuangan menunjuknya sebagai Anggota Dewan Komisioner (ADK) Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK. 

Perempuan yang akrab disapa Kiki ini bukan figur baru di sektor jasa keuangan. Lahir di Cepu, Jawa Tengah, pada 28 November 1975, Friderica dikenal memiliki pengalaman panjang di pasar modal, lembaga penunjang industri keuangan, hingga penguatan perlindungan konsumen.

Dari sisi pendidikan, Friderica menempuh studi ekonomi di Universitas Gadjah Mada, tempat ia meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 2001. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat dan menyelesaikan program Master of Business Administration (MBA) di California State University pada 2004.

Karier profesionalnya dimulai di Bursa Efek Indonesia pada 2005. Di lembaga ini, Friderica menapaki berbagai posisi strategis hingga dipercaya menjadi Direktur Pengembangan BEI pada periode 2009–2015. Pengalaman tersebut mengantarkannya ke Kustodian Sentral Efek Indonesia, tempat ia menjabat Direktur Keuangan pada 2015–2016 dan kemudian Direktur Utama KSEI pada 2016–2019.

Jejak kepemimpinannya berlanjut di sektor jasa keuangan BUMN. Pada 2020–2022, Friderica dipercaya memimpin BRI Danareksa Sekuritas sebagai Direktur Utama, memperluas pengalamannya di industri pasar modal dan perbankan investasi.

Setelah dinyatakan lolos uji kelayakan dan kepatutan Komisi XI DPR RI, Friderica resmi menjabat sebagai ADK OJK untuk periode 2022–2027. Di OJK, ia mengemban peran strategis sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen. Sejak 2023, ia juga dipercaya menjadi Koordinator Dewan Pembina Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) dan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).

Di tingkat global, Friderica aktif dalam forum internasional. Ia tercatat sebagai anggota Advisory Board OECD International Network on Financial Education serta Governing Council FinCoNet sejak 2022. Selain itu, ia juga terlibat dalam penulisan buku bertema pengawasan dan investasi, serta mengantongi sertifikasi profesional di bidang pasar modal.

Dedikasi Friderica di sektor jasa keuangan turut diakui melalui sejumlah penghargaan sepanjang 2025. Di antaranya Indonesia Outstanding Women Leader in Financial Services, BIG 40 Awards, serta The Most Outstanding Woman.

Dengan rekam jejak lintas lembaga dan fokus kuat pada penguatan perlindungan konsumen, penunjukan Friderica Widyasari Dewi dipandang sebagai langkah strategis OJK dalam merespons tantangan industri jasa keuangan yang kian kompleks. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Antara
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.