TIMES JAKARTA, JAKARTA – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyampaikan pesan duka cita dan belasungkawa dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, serta wilayah sekitarnya, termasuk Jepara dan Pati.
Pesan tersebut disampaikan Suharyanto saat berdialog dengan para pengungsi di Aula DPRD Kabupaten Kudus, Jumat (16/1/2026). Ia menegaskan bahwa kehadirannya merupakan perintah langsung Presiden untuk memastikan penanganan bencana berjalan maksimal di daerah terdampak.
“Hari ini saya diminta langsung oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk bertemu dengan bapak dan ibu sekalian. Meski saat ini terdapat bencana besar di beberapa wilayah lain seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, bukan berarti banjir di Kudus, Jepara, dan Pati tidak mendapatkan perhatian pemerintah,” ujar Suharyanto.
Menurutnya, Presiden secara khusus memerintahkan BNPB untuk turun langsung guna menyampaikan empati, belasungkawa, sekaligus memastikan seluruh proses penanganan darurat dan pemulihan pascabencana dapat dilakukan secara optimal dan terkoordinasi.
Suharyanto menegaskan bahwa kehadiran BNPB di lapangan tidak hanya membawa pesan duka, tetapi juga solusi konkret bagi masyarakat terdampak. BNPB berkomitmen membantu pemerintah daerah dalam mengatasi dampak banjir dan longsor yang terjadi.
“Selain menyampaikan belasungkawa yang mendalam, kami juga hadir untuk membawa solusi dan mengatasi berbagai permasalahan semampu mungkin bersama DPR RI dan pemerintah daerah,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Suharyanto juga menyampaikan rencana pelaksanaan rapat koordinasi bersama seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kudus guna membahas langkah-langkah lanjutan penanganan bencana.
Ia memastikan kebutuhan dasar para pengungsi tetap menjadi prioritas. Meski sebelumnya BNPB telah mengirimkan tim eselon II untuk melakukan peninjauan dan pelaporan kondisi lapangan, dukungan logistik dan pelayanan bagi warga terdampak terus dioptimalkan.
“Kami juga membantu pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi. Silakan sampaikan saran dan usulan, Insya Allah akan kami teruskan hingga ke tingkat pusat,” ujar Suharyanto.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris beserta jajaran Forkopimda, Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah Goeroeh Tjiptanto, serta Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.
Suharyanto berharap banjir di wilayah Kudus dan sekitarnya dapat segera surut serta tidak terjadi banjir susulan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem guna meminimalkan dampak bencana lanjutan.(*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Presiden Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Banjir Kudus, BNPB Turun Langsung Pastikan Penanganan
| Pewarta | : Imadudin Muhammad |
| Editor | : Imadudin Muhammad |