TIMES JAKARTA, JAKARTA – Kawasan Danau Cincin di Tanjung Priok, Jakarta Utara, bersiap naik kelas. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan rencana pengembangan waduk tersebut menjadi ruang terbuka publik yang lebih representatif bagi warga ibu kota.
Lokasi ini telah lama populer sebagai titik terbaik untuk menikmati matahari terbenam (sunset) dengan latar ikonik kemegahan gedung Jakarta International Stadium (JIS). Pramono mengungkapkan bahwa ia telah berkoordinasi dengan Wakil Gubernur Rano Karno untuk mematangkan konsep penataan area tersebut.
"Saya dan Pak Wagub sudah sepakat di situ tempat masyarakat bisa berkumpul kemudian ada museum dan sebagainya," ujar Pramono di Jakarta, Minggu (25/1/2026). Ia menambahkan bahwa pengembangan ini dilakukan secara optimal karena lahan tersebut merupakan area milik Dinas Sumber Daya Air.
Potensi Hutan Kota dan Ruang Hijau
Danau Cincin yang terletak di Kelurahan Papanggo ini memiliki aset berharga berupa area terbuka hijau seluas 50.000 meter persegi serta hutan kota seluas 8,4 hektare. Pengembangan ini diharapkan dapat memaksimalkan fungsi ekologis sekaligus sosial bagi masyarakat Jakarta Utara.
Sorotan untuk Gerbang Ancol
Selain membahas Danau Cincin, Pramono juga melontarkan kritik ringan terhadap wajah kawasan wisata Ancol. Menurutnya, pintu gerbang destinasi wisata legendaris tersebut sudah saatnya mengalami penyegaran.
"Masa dari dulu gitu-gitu saja, dari anak saya kecil sampai sekarang anak saya sudah jadi bupati pintu gerbangnya tidak berubah," selorohnya, merujuk pada perlunya inovasi visual pada objek wisata di Jakarta agar tetap relevan dan menarik. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Pemprov DKI Jakarta Sipa Sulap Danau Cincin Jadi Ruang Publik dan Lokasi Museum
| Pewarta | : Antara |
| Editor | : Deasy Mayasari |