Kepala BNPB Suharyanto, Bupati Bogor dan Danrem 061/Suryakencana melihat perkembangan pembuatan Jembatan Bailey yang menghubungkan Desa Leuwimalang dan Desa Jogjogan Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/3/2025). (ANTARA/HO-BNPB)

BNPB memastikan untuk merelokasi 428 rumah warga di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang terancam menjadi korban bencana pergerakan tanah.

TIMES Jakarta,Kamis 27 Maret 2025, 23:06 WIB
5.9K
A
Antara

BOGORBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan untuk merelokasi 428 rumah warga di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang terancam menjadi korban bencana pergerakan tanah.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan ratusan rumah tersebut tersebar di Desa Bojong Koneng, Cijayanti, Karang Tengah dan Kampung Pensiunan, Kabupaten Bogor, yang pada awal bulan lalu terdampak banjir bandang sehingga kekuatan tanah setempat menjadi labil.

"Relokasi ini dilakukan pemerintah guna mengantisipasi potensi pergerakan tanah dan untuk memastikan keamanan hunian bagi warga terdampak," kata dia dalam keterangan di Jakarta, Kamis malam.

Abdul menjelaskan dalam rencana relokasi diketahui untuk rumah warga di Desa Bojong Koneng, Cijayanti, dan Karang Tengah, akan direlokasi ke Sentul City. Sementara sebanyak sembilan rumah di Kampung Pensiunan akan dipindahkan ke wilayah Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

BNPB memastikan upaya rehabilitasi dan rekonstruksi tersebut sedang berlangsung saat ini, termasuk pula untuk pemulihan kondisi infrastruktur dan permukiman terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bogor yang terjadi pada awal bulan Maret 2025.

Abdul mengatakan terkait pemulihan kerusakan infrastruktur tersebut ada dua jembatan penghubung yang rusak di Desa Leuwimalang dan Desa Jogjogan Kecamatan Cisarua sudah dalam proses pembangunan kembali dan jembatan di Desa Tugu Utara dengan konstruksi rangkaian baja (bailey) dibantu oleh personel TNI Angkatan Darat (AD).

"Kepala BNPB Suharyanto memastikan langsung proses pembangunan jembatan telah mencapai progres 60 persen dan diperkirakan akan segera rampung dalam waktu dekat. BNPB akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan percepatan pemulihan dan kesiapan menghadapi potensi bencana serupa pada masa mendatang," ujar Abdul Muhari.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Antara
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.