MBG Serap 1,28 Juta Pekerja dan Libatkan 142 Ribu Pemasok
Suasana kegiatan sosialisasi modul untuk pelaksanaan program MBG yang dilaksanakan BGN di Sentani, Kamis (21/5/2026) (FOTO: ANTARA/Ardiles Leloltery)

MBG Serap 1,28 Juta Pekerja dan Libatkan 142 Ribu Pemasok

Badan Gizi Nasional catat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serap 1,28 juta pekerja di 29.225 SPPG. Program ini juga libatkan 142 ribu pemasok, dari UMKM hingga BUMDes, serta ciptakan permintaan berkelanjutan bagi petani dan peternak.

TIMES Jakarta,Sabtu 23 Mei 2026, 19:19 WIB
664
A
Antara

JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratiss (MBG) terus menunjukkan dampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dan perputaran ekonomi nasional. Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan bahwa program ini telah melibatkan 1,28 juta pekerja di 29.225 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia, Jumat (22/5/2026).

Data ini sejalan dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya pada Sidang Paripurna DPR RI ke-19, Rabu (20/5). "Dari MBG saja kita sudah buka 1,2 juta lapangan kerja baru di dapur-dapur. Dan kita pastikan pasar terjamin, off-take terjamin untuk puluhan juta petani, peternak, dan nelayan kita," ujar Presiden.

Para pekerja tersebut bertugas menyiapkan makanan bergizi bagi 62,45 juta penerima manfaat, yang terdiri dari peserta didik, balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan santri.

142 Ribu Pemasok Terlibat, Didominasi UMKM

Dampak ekonomi MBG tidak hanya dari penyerapan tenaga kerja, tetapi juga melalui keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok. BGN mencatat, hingga 22 Mei 2026, terdapat 142.387 pemasok yang terlibat, dengan rincian:

Kebutuhan Bahan Pangan Masif per SPPG

Program ini turut menggerakkan ekonomi rakyat dari hulu ke hilir. Sebagai ilustrasi, satu SPPG yang melayani 3.000 porsi MBG membutuhkan:

  • 200 kg beras per hari (4,8 ton per bulan)

  • 2.800 ekor ayam per bulan (asumsi menu ayam dua kali seminggu)

  • 450 liter susu per hari (masing-masing penerima mendapat 150 ml per sajian)

Dengan skala nasional, permintaan bahan pangan yang berkelanjutan ini menciptakan pasar yang terjamin bagi petani, peternak, dan nelayan, sekaligus menggerakkan perekonomian dari tingkat desa hingga pusat. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Antara
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.