Pemerintah Serap Kenaikan Harga Minyak Dunia, Purbaya: APBN Masih Kuat Tahan Dampaknya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Pemerintah Serap Kenaikan Harga Minyak Dunia, Purbaya: APBN Masih Kuat Tahan Dampaknya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan APBN masih kuat menyerap kenaikan harga minyak dunia sehingga harga BBM tidak perlu dinaikkan dan dampaknya tidak langsung dirasakan masyarakat.

TIMES Jakarta,Senin 16 Maret 2026, 21:56 WIB
205
I
Imadudin Muhammad

JAKARTAMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih mampu menyerap dampak kenaikan harga minyak global. Pemerintah, kata dia, menanggung kenaikan biaya energi agar dampaknya tidak langsung dirasakan masyarakat melalui kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

“Di luar tidak ada gejolak berarti kan sekarang? Karena pemerintah meng-absorb kenaikan biayanya,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa dalam wawancara cegat (doorstop) di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia di Jakarta, Senin.

Ia menegaskan pemerintah tidak memiliki rencana untuk menaikkan harga BBM bersubsidi. Menurutnya, salah satu fungsi kebijakan fiskal adalah menjadi peredam gejolak ekonomi global, termasuk ketika harga minyak dunia mengalami kenaikan.

Jika kenaikan harga minyak langsung diteruskan ke harga BBM di dalam negeri, kondisi tersebut berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menekan daya beli masyarakat.

Purbaya menilai kemampuan APBN untuk menahan kenaikan harga minyak masih cukup kuat dalam kondisi saat ini. Meski demikian, pemerintah tetap mewaspadai potensi kenaikan lebih lanjut karena harga minyak dunia dikenal sangat fluktuatif.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan harga minyak dunia mencapai level 150 dolar AS per barel, Purbaya menilai lonjakan tersebut kemungkinan tidak akan bertahan lama karena dapat memicu resesi global.

“Tidak apa-apa kalau harga minyak ke level 150 dolar AS per barel, kita pasti selamat. Kita tidak akan hancur. Tidak akan lama di 150 dolar, karena semuanya akan resesi. Setelah itu biasanya harga akan jatuh lagi,” katanya.

Ia mencontohkan lonjakan harga minyak pada masa lalu yang sempat mencapai sekitar 150 dolar AS per barel sebelum akhirnya turun drastis. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa ekonomi global tidak dapat bertahan lama dengan harga energi yang terlalu tinggi.

Purbaya juga menilai produsen minyak pada akhirnya tidak akan membiarkan harga terlalu tinggi dalam waktu lama. Pasalnya, harga yang terlalu tinggi justru dapat menurunkan permintaan energi karena perlambatan ekonomi global.

Di sisi lain, pemerintah tetap menyiapkan langkah antisipasi jika harga minyak dunia terus meningkat dalam jangka waktu panjang. Dalam kondisi tertentu, pemerintah akan melakukan penyesuaian kebijakan anggaran untuk meminimalkan dampaknya terhadap perekonomian nasional.

Saat ditanya mengenai kemungkinan penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk pelebaran defisit anggaran, Purbaya menyebut kondisi fiskal saat ini masih dinilai aman sehingga langkah tersebut belum menjadi pembahasan.

Menurutnya, evaluasi terhadap kondisi fiskal baru akan dilakukan jika harga minyak tinggi bertahan dalam waktu lama.

“Anggarannya masih aman. Kalau harga minyak tinggi terus dan bertahan lama, baru kita hitung ulang seperti apa kondisi anggarannya. Tapi tidak langsung Perppu,” ujar Purbaya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Imadudin Muhammad
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.