Tetap Bugar Saat Libur Lebaran, Ini Cara Menjaga Kesehatan di Tengah Hidangan Melimpah
Beragam makanan bersantan, tinggi lemak, serta minuman manis biasanya tersaji hampir di setiap rumah saat hari raya. (Foto: Ilustrasi/Canva)

Tetap Bugar Saat Libur Lebaran, Ini Cara Menjaga Kesehatan di Tengah Hidangan Melimpah

Kemenkes imbau masyarakat jaga kesehatan saat Lebaran dengan pola makan seimbang, batasi makanan berlemak dan manis, tetap aktif bergerak, serta cukup tidur agar tubuh tetap fit.

TIMES Jakarta,Minggu 22 Maret 2026, 19:38 WIB
137
A
Abdul Mutakim

JAKARTALibur Lebaran menjadi momen berkumpul bersama keluarga sekaligus menikmati berbagai hidangan khas yang menggugah selera. Namun, perubahan pola makan dan berkurangnya aktivitas fisik selama masa liburan kerap berdampak pada kondisi kesehatan tubuh.

Beragam makanan bersantan, tinggi lemak, serta minuman manis biasanya tersaji hampir di setiap rumah saat hari raya. Konsumsi berlebihan tanpa pengaturan porsi dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari masalah pencernaan hingga lonjakan kadar kolesterol dan gula darah.

Melalui laman resminya, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan pola makan dan aktivitas selama libur panjang Lebaran agar tubuh tetap fit saat kembali beraktivitas.

Salah satu langkah penting yang dianjurkan adalah menerapkan prinsip moderasi saat menyantap hidangan Lebaran. Meski opor ayam, rendang, dan aneka kue kering sulit ditolak, pengaturan porsi makan menjadi kunci utama menjaga kesehatan.

Masyarakat juga disarankan tidak melewatkan sarapan sehat. Kebiasaan ini membantu mengontrol rasa lapar sehingga mencegah makan berlebihan saat menghadiri jamuan makan bersama keluarga.

Konsep “Isi Piringku” yang dikampanyekan otoritas kesehatan tetap relevan diterapkan saat hari raya. Komposisi makanan yang seimbang, terdiri dari karbohidrat, protein, sayur, dan buah, membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Serat dari sayuran hijau juga penting untuk membantu sistem pencernaan mengolah makanan berlemak dan bersantan yang banyak dikonsumsi selama Lebaran.

Selain makanan, konsumsi minuman manis seperti sirup atau minuman kemasan juga perlu dibatasi. Kandungan gula yang tinggi dapat memicu kenaikan berat badan sekaligus menyebabkan tubuh cepat lelah dan mengantuk setelah makan.

Kecukupan cairan juga berperan penting dalam menjaga kebugaran tubuh. Masyarakat dianjurkan tetap mengonsumsi air putih minimal delapan gelas sehari, terutama jika banyak melakukan perjalanan atau aktivitas silaturahmi.

Aktivitas fisik ringan juga sebaiknya tidak diabaikan selama masa liburan. Jalan santai selama 15 hingga 30 menit setiap pagi dapat membantu membakar kalori tambahan dan menjaga sirkulasi darah tetap lancar.

Kualitas tidur juga perlu diperhatikan meski agenda silaturahmi sering berlangsung hingga larut malam. Waktu istirahat sekitar tujuh hingga delapan jam per malam penting untuk menjaga daya tahan tubuh.

Dengan menjaga pola makan, tetap aktif bergerak, dan memastikan waktu istirahat yang cukup, masyarakat dapat menikmati momen Lebaran dengan tubuh tetap sehat serta siap kembali beraktivitas setelah masa liburan berakhir. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Abdul Mutakim
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.