Swiss Juara Grup B Usai Tundukkan Kanada 2-1, Bosnia Jaga Asa ke Babak 32 Besar
Swiss mengalahkan Kanada 2-1 untuk menjadi juara Grup B Piala Dunia 2026. Kanada tetap lolos ke fase gugur, sementara Bosnia-Herzegovina menjaga peluang usai menundukkan Qatar 3-1.
JAKARTA – Timnas Swiss memastikan diri sebagai juara Grup B Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Kanada dengan skor 2-1 pada laga terakhir fase grup, Rabu waktu setempat atau Kamis (25/6/2026) dini hari. Kemenangan ini mengantar Swiss dan Kanada sama-sama melangkah ke babak gugur.
Gol kemenangan Swiss dicetak oleh Rubén Vargas dan Johan Manzambi, sementara Kanada hanya mampu membalas melalui Promise David pada babak kedua.
Hasil tersebut membuat Swiss finis di puncak klasemen Grup B dan berhak menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik pada babak 32 besar yang akan berlangsung 2 Juli di Vancouver. Sementara Kanada, yang menempati posisi kedua grup, harus melanjutkan perjalanan ke Inglewood, California, untuk menghadapi runner-up Grup A pada Minggu mendatang.
Salah satu bintang yang menjadi perhatian penonton adalah Johan Manzambi. Gelandang berusia 20 tahun itu kembali menunjukkan kualitasnya setelah sebelumnya mencetak dua gol sebagai pemain pengganti saat Swiss menghancurkan Bosnia-Herzegovina 4-1. Penampilan impresif tersebut membuatnya dipercaya menjadi starter melawan Kanada.
Swiss membuka keunggulan hanya sekitar 40 detik setelah babak kedua dimulai. Rubén Vargas melepaskan tembakan yang melewati kiper Kanada Maxime Crépeau, membentur tiang gawang, lalu masuk ke dalam gawang.
Keunggulan Swiss bertambah pada menit ke-57. Breel Embolo mengirim umpan matang yang diselesaikan Johan Manzambi. Bola tembakannya sempat lolos dari tangkapan Crépeau sebelum bersarang di gawang Kanada.
Kanada memperkecil ketertinggalan pada menit ke-76 melalui Promise David. Penyerang tersebut langsung mencetak gol melalui tendangan voli pada sentuhan pertamanya, hanya sekitar satu menit setelah masuk menggantikan pemain lain.
Pada babak pertama yang berakhir tanpa gol, kedua tim sebenarnya memiliki peluang emas. Kapten Swiss Granit Xhaka nyaris membuka keunggulan melalui tendangan bebas pada menit ke-37, tetapi bola melambung di atas mistar. Sementara itu, Ali Ahmed memperoleh peluang terbaik Kanada pada menit ke-42, namun tembakannya berhasil diamankan kiper Swiss Gregor Kobel.
Bagi Kanada, keberhasilan lolos ke fase gugur menjadi catatan bersejarah. Ini adalah kali pertama mereka mencapai babak knockout dalam sejarah keikutsertaan di Piala Dunia. Namun pencapaian itu dibayangi cedera serius yang dialami Ismaël Koné pada pertandingan sebelumnya melawan Bosnia-Herzegovina. Gelandang tersebut mengalami patah kaki kiri dan terlihat hadir di stadion dengan bantuan kruk.
Swiss sendiri datang ke turnamen ini sebagai unggulan Grup B. Setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Qatar pada laga pembuka, mereka bangkit dengan kemenangan telak atas Bosnia-Herzegovina dan menutup fase grup dengan kemenangan atas Kanada. Tim berjuluk Nati itu kini melanjutkan tradisi positif setelah berhasil lolos dari fase grup dalam lima edisi Piala Dunia terakhir.
Bosnia-Herzegovina Jaga Asa Lolos Usai Kalahkan Qatar 3-1
Di pertandingan lain Grup B, Bosnia-Herzegovina menjaga peluang lolos ke babak 32 besar setelah mengalahkan Qatar dengan skor 3-1 di Seattle.
Kemenangan tersebut membuat Bosnia-Herzegovina finis di posisi ketiga grup dan memiliki peluang besar menjadi salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik yang berhak melaju ke fase gugur.
Bosnia membuka keunggulan pada menit ke-29 melalui Kerim Alajbegovic. Pemain berusia 18 tahun itu mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti dan tercatat sebagai pencetak gol termuda kedelapan dalam sejarah Piala Dunia.
Lima menit berselang, Bosnia menggandakan keunggulan. Umpan silang Sead Kolasinac disambut Edin Dzeko sebelum bola berbelok masuk ke gawang akibat gol bunuh diri bek Qatar, Sultan Al-Brake.
Qatar sempat memperkecil kedudukan lewat Hassan Al Haydos pada menit ke-42 sehingga skor menjadi 2-1 saat turun minum. Namun Bosnia memastikan kemenangan melalui gol Ermin Mahmic pada menit ke-80.
Jika berhasil lolos ke fase gugur, Bosnia-Herzegovina akan mencatat sejarah baru karena untuk pertama kalinya mencapai babak knockout Piala Dunia. Sebelumnya, negara Balkan tersebut hanya pernah tampil sekali di putaran final Piala Dunia, yakni pada edisi 2014 di Brasil. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

