Dorong Desa Cerdas, ITNY Bekali Gembleng Ibu-Ibu PKK Sendangsari
Puluhan kader PKK Desa Sendangsari, Sleman, mengikuti pelatihan pemanfaatan AI yang digelar ITNY. Program ini bertujuan meningkatkan literasi digital masyarakat dan mendukung terwujudnya Smart Village yang kreatif dan berkelanjutan.
TIMESINDONESIA – Perjalanan menuju desa pintar atau Smart Village terus digelorakan di Kabupaten Sleman. Kali ini, Desa Sendangsari, Kapanewon Minggir, menjadi salah satu desa yang memperkuat kesiapan masyarakat menghadapi era digital melalui pelatihan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Puluhan ibu-ibu PKK dari berbagai padukuhan di Desa Sendangsari mengikuti kegiatan “Pendampingan Pemanfaatan AI untuk Meningkatkan Kreativitas” yang digelar di Balai Desa Sendangsari.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Program ini sekaligus menjadi bentuk nyata kontribusi Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) dalam mendukung konsep kampus berdampak melalui penguatan kapasitas masyarakat desa berbasis teknologi.
Tim pengabdian masyarakat ITNY yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas Ridayati, S.Si., M.Sc., Iwan Aminto Ardi, S.T., M.Sc., dan Solikhah Retno Hidayati, S.T., M.T. Selain dosen, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi Teknik Sipil serta Perencanaan Wilayah dan Kota.
Kehadiran mahasiswa turut memperkuat proses pendampingan, terutama saat peserta melakukan praktik langsung menggunakan teknologi digital.
Puluhan Kader PKK Belajar Manfaatkan AI
Pelatihan ini diikuti perwakilan ibu-ibu PKK dari 12 padukuhan di Desa Sendangsari. Masing-masing padukuhan mengirimkan lima peserta sehingga total peserta yang hadir mencapai puluhan orang dengan antusiasme tinggi.
Materi pelatihan dirancang agar mudah dipahami masyarakat, khususnya bagi peserta yang sebelumnya belum banyak mengenal teknologi AI.
Tidak hanya mendapatkan penjelasan teori, peserta juga diajak langsung mencoba berbagai fitur kecerdasan buatan melalui aplikasi Gemini. Mereka belajar bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari mencari informasi, menyusun ide kegiatan, membuat konsep konten kreatif, hingga menghasilkan gambar digital melalui perintah atau prompt sederhana.
Bagi sebagian peserta, pengalaman tersebut menjadi hal baru yang membuka wawasan bahwa teknologi tidak hanya digunakan oleh kalangan muda atau dunia profesional, tetapi juga dapat membantu aktivitas masyarakat secara luas.
Literasi Digital Jadi Kunci Wujudkan Smart Village
Penguatan kemampuan digital masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam membangun Smart Village. Sebab, keberadaan infrastruktur teknologi harus diimbangi dengan kemampuan sumber daya manusia dalam memanfaatkannya.
Masih adanya kesenjangan literasi digital, terutama pada kelompok usia dewasa hingga lanjut usia, menjadi tantangan tersendiri dalam mendorong masyarakat agar aktif berpartisipasi dalam pembangunan desa berbasis teknologi.
Melalui kegiatan ini, ITNY berupaya menghadirkan pendekatan yang lebih inklusif dengan memperkenalkan teknologi secara praktis dan aplikatif.
"Smart Village bukan hanya tentang teknologi dan fasilitas digital, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu menggunakan teknologi tersebut secara kreatif dan produktif," menjadi semangat utama dalam kegiatan pendampingan ini.
Lomba Kreativitas AI Tingkatkan Semangat Peserta
Untuk menambah motivasi peserta, panitia juga mengadakan lomba menggambar menggunakan teknologi AI melalui Gemini.
Sebanyak 40 karya berhasil dikumpulkan dari peserta. Seluruh karya kemudian melalui proses penilaian dengan memanfaatkan teknologi AI. Dari puluhan karya tersebut, enam peserta terpilih sebagai pemenang dengan karya terbaik.
Kegiatan lomba ini menjadi salah satu cara untuk menunjukkan bahwa teknologi AI dapat menjadi media kreativitas baru yang mudah digunakan oleh masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara berlangsung. Banyak peserta mengaku kagum karena hanya dengan memberikan instruksi sederhana, mereka mampu menghasilkan gambar digital dan berbagai ide kreatif dalam waktu singkat.
PKK Sendangsari Apresiasi Program ITNY
Ketua Tim Penggerak PKK Desa Sendangsari, Nani Yuningsih, Amk.CPHCT, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang digelar bersama ITNY tersebut.
Menurutnya, pelatihan AI memberikan pengalaman baru bagi para kader PKK untuk mengenal teknologi yang sebelumnya belum banyak digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi ibu-ibu PKK dalam memanfaatkan teknologi digital. Antusiasme peserta sangat tinggi, dan kami berharap ke depan dapat kembali diselenggarakan pelatihan dengan tema-tema lain yang sesuai kebutuhan masyarakat," ujar Nani, Kamis (18/6/2026).
Melalui kegiatan pendampingan ini, Desa Sendangsari diharapkan semakin siap menghadapi perubahan zaman dan mampu menjadi contoh desa yang memiliki masyarakat adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Transformasi menuju Smart Village tidak hanya membutuhkan jaringan digital, tetapi juga masyarakat yang memiliki kreativitas, kemampuan belajar, serta keberanian mencoba inovasi baru.
Program pengabdian masyarakat ITNY ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan desa melalui kolaborasi bersama pemerintah desa, organisasi masyarakat, dosen, dan mahasiswa.
Dengan meningkatnya literasi digital masyarakat, Desa Sendangsari diharapkan mampu bergerak menuju ekosistem desa pintar yang modern, kreatif, dan berkelanjutan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

