Menperin dan Kadin Kompak Kritik Rencana Impor Pick-Up India
TIMES Jakarta/Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Industri Saleh Husin. (Foto: ANTARA/HO-Kadin)

Menperin dan Kadin Kompak Kritik Rencana Impor Pick-Up India

Kadin Indonesia meminta Presiden membatalkan impor 105.000 unit mobil pick-up asal India untuk Koperasi Desa Merah Putih.

TIMES Jakarta,Minggu 22 Februari 2026, 10:45 WIB
1.3K
A
Antara

JakartaKamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia secara resmi meminta Presiden untuk membatalkan rencana impor 105.000 unit mobil pick-up yang ditujukan sebagai kendaraan operasional Koperasi Desa (Kopdes)/Kelurahan Merah Putih. Kadin menilai, kebijakan mendatangkan kendaraan dari luar negeri tersebut berpotensi melemahkan industri otomotif dalam negeri.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Industri, Saleh Husin, menyatakan bahwa aspirasi ini muncul setelah pihaknya menyerap pandangan dari para pelaku industri dan asosiasi otomotif tanah air.

“Setelah menerima pandangan dari pelaku industri otomotif dan asosiasi, kami mengimbau Presiden agar membatalkan rencana impor 105.000 unit kendaraan niaga,” ujar Saleh Husin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (22/2/2026).

Ancaman bagi Industri Nasional

Menurut Kadin, mengimpor kendaraan niaga dalam bentuk utuh atau Completely Built Up (CBU) adalah langkah yang berisiko mematikan manufaktur lokal tanpa memberikan efek pengganda (multiplier effect) bagi ekonomi domestik. Padahal, industri otomotif nasional telah menyatakan kesiapannya untuk menyuplai kebutuhan armada program desa tersebut.

Saleh menekankan bahwa kebijakan perdagangan seharusnya sejalan dengan visi besar pemerintah dalam hal hilirisasi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan nilai tambah ekonomi.

“Mengimpor mobil CBU sama saja dengan membunuh industri otomotif yang sedang tumbuh,” tegas Saleh.

Saat ini, kapasitas produksi pick-up nasional mencapai ratusan ribu unit per tahun namun belum terutilisasi secara maksimal. Keunggulan produk lokal juga diperkuat dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang sudah di atas 40 persen serta dukungan jaringan purna jual yang luas di seluruh pelosok negeri.

Rencana Impor dari India

Sebagai informasi, rencana pengadaan ini melibatkan PT Agrinas Pangan Nusantara yang berniat mengimpor 105.000 unit kendaraan dari India untuk mendukung operasional Kopdes. Rinciannya mencakup 35.000 unit pikap 4x4 produksi Mahindra & Mahindra Ltd. (M&M), serta 35.000 unit pikap 4x4 dan 35.000 unit truk roda enam dari Tata Motors. Pengiriman rencananya dilakukan secara bertahap sepanjang tahun 2026.

Menperin: Potensi Ekonomi Rp27 Triliun Bisa Melayang

Senada dengan Kadin, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa kemampuan produksi mandiri adalah bukti kemandirian industri otomotif Indonesia.

Menperin menjelaskan bahwa jika kebutuhan kendaraan ini dialihkan ke produk dalam negeri, dampak ekonominya akan sangat masif bagi ekosistem industri terkait.

“Apabila pengadaan kendaraan pick-up 4x2 sebanyak 70.000 unit dipenuhi dari produksi dalam negeri, maka akan memberikan dampak ekonomi ke belakang (backward linkage) sekitar Rp27 triliun,” jelas Menperin di Jakarta, Kamis (19/2).

Kadin berharap pemerintah melakukan sinkronisasi antar-kementerian agar program pembangunan desa tetap menjadi stimulus bagi penguatan industri dalam negeri, bukan justru memberikan keuntungan bagi manufaktur asing. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Antara
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.