Intens Lakukan Pengawasan Pilkada 2024, Ini Beberapa Temuan Bawaslu Bantul
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Bantul Muhammad Rifki Nugroho (Foto: Edis / TIMES Indonesia)

Intens Lakukan Pengawasan Pilkada 2024, Ini Beberapa Temuan Bawaslu Bantul

Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bantul (Bawaslu Bantul) memperketat pengawasan terhadap proses rekapitulasi hasil Pilkada 2024 yang dilakukan secara berjenjang oleh KPU ...

TIMES Jakarta,Jumat 29 November 2024, 13:52 WIB
13.6K
E
Edy Setyawan

BANTULBadan Pengawas Pemilu Kabupaten Bantul (Bawaslu Bantul) memperketat pengawasan terhadap proses rekapitulasi hasil Pilkada 2024 yang dilakukan secara berjenjang oleh KPU Bantul. 

Muhammad Rifqi Nugroho, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Bantul, menjelaskan bahwa seluruh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan pengawas desa telah diterjunkan untuk memastikan rekapitulasi di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) berjalan sesuai prosedur.

Menurutnya, pengawasan ini mengacu pada Perbawaslu Nomor 16 Tahun 2024 tentang Pengawasan Rekapitulasi Perolehan Suara.

"Kami memastikan semua tahapan, dari penerimaan hasil TPS, pleno rekapitulasi, hingga penyampaian ke KPU Bantul, berjalan sesuai aturan. Keberatan dari saksi juga kami pastikan ditangani sesuai regulasi," ujar Rifqi, Jumat (29/11/2024).

Proses rekapitulasi tingkat kecamatan dimulai sejak 28 November dan diperkirakan rampung pada 30 November 2024.

Temuan Bawaslu

Ketua Bawaslu Bantul, Didik Joko Nugroho, memaparkan beberapa temuan krusial selama pengawasan. Salah satunya adalah kekurangan dan kelebihan surat suara di sejumlah TPS.

"Kami mencatat di TPS 03 Srimulyo, terdapat kekurangan 100 surat suara. Sebaliknya, di beberapa TPS di wilayah Kretek dan Dlingo, ditemukan kelebihan surat suara," ungkap Didik.

Masalah aksesibilitas juga menjadi perhatian. Bawaslu mencatat adanya TPS yang kurang ramah bagi lansia dan penyandang disabilitas. 

"Beberapa TPS masih sulit diakses, terutama yang lokasinya mengharuskan pemilih menaiki atau menuruni tangga," tambah Didik.

Partisipasi Pemilih Menurun

Selain itu, Didik menyoroti tren penurunan partisipasi pemilih. "Tingkat partisipasi pemilih di beberapa TPS hanya mencapai 70% hingga 75%. Ini menjadi tantangan besar bagi penyelenggara," ujarnya.

Bawaslu Bantul berharap temuan Pilkada 2024 ini menjadi bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pilkada di masa mendatang. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Edy Setyawan
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.