Spiritual Leadership Forum 2026 Berikan Gagasan Kepemimpinan Masa Depan
Cinta Quran Learning dan Cinta Quran Foundation sukses menyelenggarakan Spiritual Leadership Forum 2026 bertajuk “Leading with Excellence, Living with Purpose” di Salmon Noodle 3.0, Lippo Mall Kemang, Jakarta.
JAKARTA – Cinta Quran Learning dan Cinta Quran Foundation sukses menyelenggarakan Spiritual Leadership Forum 2026 bertajuk “Leading with Excellence, Living with Purpose” di Salmon Noodle 3.0, Lippo Mall Kemang, Jakarta.
Forum strategis yang digelar pada Rabu 26 Agustus 2028 lalu ini mempertemukan para eksekutif, CEO, direksi, profesional, dan entrepreneur untuk mendiskusikan tantangan kepemimpinan melalui perpaduan perspektif bisnis dan nilai spiritual.
Acara ini menghadirkan dua pembicara utama, yakni HR Director Business Growth Partner Paragon Corp, Nanang Chalid, dan Komisaris Cinta Quran Learning serta Cinta Quran Foundation, Ustadz Fatih Karim.
Keduanya menyoroti bahwa kepemimpinan yang relevan di era modern menuntut lebih dari sekadar pencapaian target, melainkan juga harus digerakkan oleh tujuan (purpose) yang kuat.
Dalam sesi pertama, Nanang Chalid membedah aspek Excellence atau keunggulan organisasi. Menurutnya, standar tinggi seorang pemimpin dibentuk melalui pilar pertumbuhan, inovasi, budaya performa tinggi, hingga pengembangan talenta di dalam perusahaan.
Pemimpin dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas diri sekaligus merawat ekosistem yang suportif bagi timnya.
“Menjadi pemimpin bukan hanya tentang bagaimana kita mencapai target, tetapi bagaimana kita membuat orang-orang di sekitar kita ikut bertumbuh,” ucap Nanang Chalid dalam keterangan persnya kepada TIMES Indonesia, Jumat (28/8/2026).
“Excellence itu dibangun dari growth, innovation, high performance, dan bagaimana kita mengembangkan talent yang ada,” sambung Nanang Chalid.
Melengkapi perspektif bisnis tersebut, Ustadz Fatih Karim mengajak peserta menelaah kepemimpinan dari kacamata Purpose. Ia menjabarkan pentingnya landasan spiritual seperti amanah, keikhlasan, keberkahan, dan orientasi akhirat dalam setiap pengambilan keputusan.
“Kita jangan hanya bertanya, ‘Seberapa hebat saya memimpin?’ Tapi juga harus bertanya, ‘Untuk apa saya memimpin?’ Karena pada akhirnya kepemimpinan adalah amanah. Ada legacy yang ingin kita tinggalkan dan ada pertanggungjawaban kita kepada Allah,” kata Ustadz Fatih Karim.
Tiga Gagasan Utama Kepemimpinan Masa Depan
Melalui dialog interaktif, forum ini merumuskan tiga gagasan utama yang harus dimiliki oleh para pemimpin:
- Excellence: Strategi dan standar untuk menjadi pemimpin yang hebat serta berkinerja tinggi.
- Purpose: Alasan mendasar dan nilai spiritual mengapa seseorang memilih untuk memimpin.
- Impact: Jejak manfaat dan warisan (legacy) yang ditinggalkan untuk keberlanjutan organisasi dan masyarakat.
Spiritual Leadership Forum 2026 tidak memosisikan korporasi dan spiritualitas sebagai dua kutub yang berlawanan, melainkan dua elemen yang saling menguatkan. Peserta diajak merefleksikan bahwa pencapaian manajerial tertinggi adalah ketika keberhasilan tersebut mampu memberikan dampak positif yang selaras dengan nilai-nilai ketuhanan dan tanggung jawab kemanusiaan.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

