Operasional Mina 2026 Dinilai Salah Satu yang Terbaik
Wakasatgas Mina Zaenal Muttaqin. (FOTO: dok. MCH 2026)

Operasional Mina 2026 Dinilai Salah Satu yang Terbaik

Wakasatgas Mina Zaenal Muttaqin mengapresiasi kinerja petugas haji 2026. Operasional Mina dinilai berjalan lebih tertata dan presisi, kini fokus pelayanan beralih ke Madinah dan pemulangan jemaah.

TIMES Jakarta,Rabu 3 Juni 2026, 06:16 WIB
78
A
Ahmad Nuril Fahmi

MAKKAHWakil Kepala Satuan Tugas (Wakasatgas) Mina, Zaenal Muttaqin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas haji yang telah bekerja luar biasa dalam mengawal operasional di Mina.

Menurutnya, kesuksesan layanan tahun ini dinilai sebagai pencapaian yang membanggakan, mengingat dinamika di lapangan yang sangat menantang.

​Zaenal mengenang masa lalunya saat bertugas di tahun-tahun sebelumnya, di mana berbagai kendala sering ditemui, mulai dari insiden tenda terbakar hingga keterbatasan logistik yang membuat petugas harus bertahan dengan makanan seadanya.

​"Saya sangat bangga memiliki rekan kerja yang luar biasa. Banyak yang tiba lebih awal demi memastikan kesiapan, bahkan rela tidur di lokasi,” ucap Zaenal di Makkah dikutip pada Selasa (2/6/2026).

“Seingat saya sejak menjadi petugas tahun 2010, baru kali ini setiap tenda dihitung dengan presisi sesuai jumlah kasur yang tersedia,” sambungnya.

​Ia menambahkan, meski cuaca Mina sangat terik dan pola makan petugas tidak teratur, tidak ada satupun yang mengeluh. "Ini akan menjadi saksi amal jariyah bagi kita semua yang dicatat oleh Allah SWT," tuturnya.

​Dalam proses operasionalnya, Satgas Mina mengawal pergerakan jemaah yang cukup masif. Sebanyak 137.000 jemaah nafar awal telah kembali pada tanggal 12 Dzulhijjah, disusul oleh 60.000 jemaah nafar tsani esok harinya. Mina menjadi tumpuan selama puncak haji lantaran masa tinggal jemaah dihabiskan di sana.

​Saat ini, fokus pelayanan beralih ke tahapan pemulangan. Sebanyak 104.000 jemaah gelombang pertama, termasuk petugas, telah memulai proses pemulangan ke Tanah Air. Sementara itu, 99.938 jemaah gelombang kedua dijadwalkan akan segera didorong menuju Madinah.

“Hari Kamis, 4 Juni, kita siap bergerak menuju Madinah pada pukul 08.00 pagi. Ketugasan di Mina sudah selesai dan kita siap sambut ketugasan menyambut dan melayani jemaah gelombang kedua di Madinah,” jelasnya.

​Zaenal menegaskan bahwa masa tugas petugas masih tersisa sekitar satu bulan. Prosedur ketugasan gelombang kedua akan serupa dengan gelombang pertama, dengan penyesuaian teknis pada proses pengiriman koper jemaah ke bandara yang dilakukan lebih awal.

​Selain itu, ia memberikan catatan penting terkait perubahan administratif di lapangan, di mana Sektor Bir Ali kini resmi berubah menjadi Sektor Terminal Hijrah.

​"Kita akan terus meneruskan kesuksesan yang telah dicapai pada gelombang pertama. Kepulangan terakhir ke Indonesia dijadwalkan pada 1-2 Juli mendatang," tandas Zaenal. (*/MCH 2026)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Ahmad Nuril Fahmi
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.