Belajar dari Gelombang Pertama, Layanan Kedatangan Jemaah di Madinah Kini Lebih Tertata
Pemasangan nama jemaah di depan pintu kamar hotel di sektor 1 Madinah. (FOTO: dok. Sektor 1 Madinah)

Belajar dari Gelombang Pertama, Layanan Kedatangan Jemaah di Madinah Kini Lebih Tertata

Petugas haji di Madinah meningkatkan layanan bagi jemaah gelombang kedua. Sistem kamar berbasis nama diterapkan untuk mencegah kesalahan pembagian kamar dan meningkatkan kenyamanan jemaah.

TIMES Jakarta,Selasa 9 Juni 2026, 05:06 WIB
110
A
Ahmad Nuril Fahmi

MADINAHMemasuki hari kedua kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua dari Makkah ke Madinah, petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) Arab Saudi telah menyiapkan pelayanan lebih baik. Pengalaman selama melayani jemaah gelombang pertama menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas layanan pada fase pemulangan haji tahun ini.

Kepala Sektor 1 Daerah Kerja Madinah, Ramlan Sudarto, mengatakan sistem penanganan kedatangan jemaah kini berjalan lebih tertata. Para petugas telah memahami pola kerja yang efektif sehingga proses penempatan jemaah di hotel dapat dilakukan lebih cepat.

“Alhamdulillah, pola dan sistem kerja ini sudah kami dapatkan. Jadi begitu jemaah datang dari Makkah, turun dari bus, langsung kami arahkan ke kamar masing-masing,” ujar Ramlan kepada Media Center Haji di Madinah, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, salah satu perbaikan yang diterapkan pada gelombang kedua adalah pemasangan nama jemaah pada setiap kamar hotel. Sistem ini dinilai mampu meminimalkan kesalahan penempatan kamar yang sempat menjadi tantangan pada fase kedatangan gelombang pertama.

Dengan sistem tersebut, jemaah dapat langsung mengetahui lokasi kamar yang telah disiapkan tanpa harus menunggu proses pembagian ulang. Selain itu, petugas juga dapat memastikan seluruh jemaah memperoleh tempat menginap sesuai data yang telah ditetapkan.

article
Kasektor 1 Madinah Ramlan Sudarto. (FOTO: Fahmi/MCH 2026)

“Kamarnya sudah by name, jadi sudah tidak ada tertukar lagi. Tidak ada istilah jemaah tidak mendapatkan kamar atau tidak mendapatkan kasur,” jelasnya.

Ramlan menegaskan bahwa pengaturan kamar sepenuhnya dilakukan oleh petugas haji sesuai arahan pimpinan, sehingga proses penempatan jemaah dapat berlangsung lebih terkoordinasi.

“Kita yang mengatur sesuai arahan Wamenhaj. Yang mengatur pembagian kamar adalah petugas, bukan KBIHU,” tegasnya saat menyambut kedatangan jemaah dari embarkasi Yogyakarta (YIA 12) dan Medan (KNO 14).

Lebih lanjut, Ramlan memastikan seluruh jajaran PPIH Arab Saudi akan terus meningkatkan kualitas pelayanan selama operasional gelombang kedua berlangsung. Berbagai masukan dan keluhan yang disampaikan jemaah akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki layanan secara cepat.

Ia menegaskan bahwa petugas di sektor Madinah berkomitmen memberikan respons yang lebih cepat terhadap kebutuhan jemaah agar masa tinggal di Kota Nabi berjalan nyaman dan lancar.

“Kami akan terus meningkatkan layanan. Apa pun yang dikeluhkan jemaah akan kami respons dan tindak lanjuti secepat mungkin,” ucapnya. (*/MCH 2026) 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Ahmad Nuril Fahmi
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.