Jemaah Haji Diimbau Patuhi Aturan Bagasi, Zamzam dalam Koper Akan Dimusnahkan
Koper jemaah haji Indonesia yang dibongkar karena ditemukan air zamzam di dalamnya. (FOTO: dok. MCH 2026)

Jemaah Haji Diimbau Patuhi Aturan Bagasi, Zamzam dalam Koper Akan Dimusnahkan

Petugas bandara Arab Saudi membongkar koper jemaah haji Indonesia yang melebihi kapasitas atau berisi barang terlarang. Garuda Indonesia menegaskan batas bagasi maksimal 32 kg dan melarang membawa air zamzam dalam koper.

TIMES Jakarta,Selasa 2 Juni 2026, 07:30 WIB
294
A
Ahmad Nuril Fahmi

MAKKAHBarang bawaan jemaah haji Indonesia seringkali melebihi kapasitas koper dan ketentuan yang telah ditetapkan maskapai saat pemulangan dari Arab Saudi menuju tanah air Indonesia. 

Kelebihan kapasitas maupun tidak sesuai ketentuan inilah yang membuat koper bagasi jemaah haji Indonesia dibongkar oleh petugas di bandara saat penimbangan maupun pemeriksaan di x-ray. 

Aviation Security Garuda Indonesia, Norman Fajar mengatakan, pihak maskapai telah melakukan sosialisasi terkait kapasitas koper jemaah serta barang-barang yang dilarang dibawa selama penerbangan. Jika tidak sesuai, maka koper akan dibongkar.

“Kami punya ketentuan berat koper bagasi maksimal 32 kg,” ucap Norman saat ditemui Tim Media Center Haji (MCH) di Makkah pada Senin (1/6/2026).

Norman menyampaikan, koper kabin memiliki berat maksimal 7 kg dan jemaah diimbau tidak membawa barang bawaan atau oleh-oleh yang dilarang selama penerbangan, seperti air zamzam hingga senjata mainan.

Lantas bagaimana barang yang dibongkar? 

Terkait barang yang dibongkar, Norman mengungkapkan ada dua opsi yaitu langsung dimusnahkan dan juga yang dikembalikan ke Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).

Untuk zamzam, lanjut Norman, akan dilakukan pemusnahan. “Ini permintaan dari Kerajaan Arab Saudi, zamzam memang nantinya akan dimusnahkan,” lanjut Norman.

Norman mengingatkan seringkali jemaah mengakali air zamzam dengan dibungkus botol kecil-kecil dan dilakban. Namun, kata Norman, tetap akan terdeteksi saat koper lewat X-ray dan pasti akan dibongkar.

Karena itu, ia mengimbau jemaah agar tidak nekad dan mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan. Hal ini penting karena menyangkut keselamatan, keamanan, serta kenyamanan dalam penerbangan.

Sementara itu, barang-barang yang dikeluarkan karena over kapasitas koper, maupun barang yang tidak sesuai ketentuan, maka akan diserahkan ke Perlindungan Jemaah (Linjam) serta Daerah Kerja PPIH Arab Saudi.

"Jika dimungkinkan untuk dikembalikan kepada jemaah, silakan, tapi kami jelas akan kumpulkan itu," tandas Norman. (*/MCH 2026) 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Ahmad Nuril Fahmi
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.