Kemenhaj Pantau Kepulangan Jemaah Umrah di Jeddah, 14.796 Orang Sudah Kembali ke Indonesia
TIMES Jakarta/Jemaah umrah Indonesia yang berhasil dipulangkan ke tanah air. (FOTO: dok. Kemenhaj)

Kemenhaj Pantau Kepulangan Jemaah Umrah di Jeddah, 14.796 Orang Sudah Kembali ke Indonesia

Kemenhaj bersama KJRI Jeddah memantau kepulangan jemaah umrah Indonesia melalui Bandara King Abdulaziz. Hingga 5 Maret 2026, tercatat 14.796 jemaah telah kembali ke Tanah Air.

TIMES Jakarta,Jumat 6 Maret 2026, 16:34 WIB
174
A
Ahmad Nuril Fahmi

JAKARTAPemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) bersama Tim Fungsi Konsuler Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah terus melakukan pemantauan serta pendampingan terhadap jemaah umrah Indonesia, khususnya dalam proses kepulangan melalui Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah, Arab Saudi.

Berdasarkan laporan pengawasan lapangan yang dilakukan oleh Staf Teknis Haji KJRI Jeddah pada 5 Maret 2026, tercatat sebanyak 2.735 jemaah umrah Indonesia telah terpantau dan mendapatkan pendampingan dalam proses kepulangan melalui sejumlah maskapai penerbangan.

Seluruh penerbangan yang dipantau pada hari tersebut dilaporkan berjalan sesuai dengan jadwal keberangkatan.

Secara kumulatif, jumlah jemaah umrah Indonesia yang telah terpantau kembali ke Tanah Air mencapai 14.796 orang sejak 28 Februari hingga 5 Maret 2026.

Ratusan Jemaah Tiba dan Dipantau di Bandara

Selain memantau proses kepulangan, petugas juga melakukan monitoring terhadap kedatangan jemaah umrah di Bandara Internasional King Abdulaziz.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 352 jemaah umrah Indonesia yang tiba dan terpantau oleh petugas di bandara pada periode yang sama.

Dalam proses pengawasan tersebut, tercatat pula 158 jemaah umrah mengalami penundaan atau tertahan dalam proses kepulangan. Para jemaah tersebut saat ini berada di dua lokasi, yakni di Kota Jeddah dan Makkah, sambil menunggu penjadwalan ulang penerbangan sesuai pengaturan maskapai dan penyelenggara perjalanan.

Pemerintah Pastikan Pendampingan bagi Jemaah

Staf Teknis Haji pada Kantor Urusan Haji Jeddah, M. Ilham Effendy, mengatakan petugas terus melakukan pemantauan langsung di bandara guna memastikan proses kepulangan jemaah berjalan lancar.

“Petugas terus berada di lapangan untuk memantau langsung proses keberangkatan jemaah umrah Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz. Kami memastikan jemaah mendapatkan informasi yang jelas serta pendampingan selama proses kepulangan berlangsung,” ujar Ilham di Jeddah, Kamis (5/3/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa bagi jemaah yang mengalami penundaan penerbangan, pemerintah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar penanganan dapat berjalan optimal.

“Bagi jemaah yang saat ini masih menunggu penjadwalan ulang penerbangan, kami terus melakukan koordinasi dengan maskapai dan penyelenggara perjalanan. Kami memastikan seluruh jemaah tetap mendapatkan pendampingan serta pelayanan yang diperlukan hingga dapat kembali ke Tanah Air dengan aman,” tambahnya.

Komitmen Perlindungan Jemaah Umrah

Kemenhaj melalui perwakilan di Arab Saudi bersama Satgas Bandara terus melakukan pendampingan intensif, koordinasi dengan maskapai penerbangan, serta komunikasi dengan penyelenggara perjalanan umrah.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh jemaah mendapatkan penanganan yang baik dan dapat kembali ke Indonesia dengan aman.

Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan serta perlindungan terhadap jemaah umrah Indonesia, baik selama berada di Arab Saudi maupun dalam proses kepulangan ke Tanah Air.

Kemenhaj turut mengimbau kepada seluruh jemaah serta keluarga di Indonesia agar tetap tenang karena pemerintah terus memantau perkembangan di lapangan.

Tips bagi Jemaah Umrah Saat Proses Kepulangan

Untuk membantu kelancaran proses kepulangan, Kemenhaj memberikan beberapa imbauan kepada jemaah:

  1. Pastikan dokumen perjalanan lengkap seperti paspor, boarding pass, dan identitas jemaah tersimpan dengan baik.

  2. Ikuti arahan petugas serta pembimbing perjalanan selama berada di bandara maupun hotel.

  3. Perhatikan informasi penerbangan dari maskapai atau penyelenggara perjalanan, terutama jika terjadi perubahan jadwal.

  4. Tetap berada dalam rombongan dan tidak meninggalkan lokasi tanpa koordinasi dengan petugas.

  5. Jaga kondisi kesehatan dengan cukup istirahat dan konsumsi air yang cukup saat menunggu keberangkatan.

Pemerintah memastikan seluruh proses pengawasan dan pendampingan dilakukan secara maksimal guna memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi jemaah umrah Indonesia. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Ahmad Nuril Fahmi
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.