Peserta latsarmil dari pengelola KDMP dan KNMP mengikuti upacara pembukaan pelatihan diklat di lapangan Dirgantara AAU, Yogyakarta pada Rabu (17/6/2026) (ANTARA/Ho-Humas TNI AU)

Kemhan Evaluasi Latsarmil untuk Calon Manajer Koperasi Merah Putih Setelah Tiga Peserta Meninggal Dunia

Tiga calon manajer Koperasi Merah Putih meninggal saat mengikuti latihan dasar kemiliteran.  Kementerian Pertahanan memastikan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program ini.

TIMES Jakarta,Kamis 25 Juni 2026, 07:15 WIB
274
A
Antara

JAKARTATiga calon manajer Koperasi Merah Putih meninggal dunia saat mengikuti Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang menerapkan sistem pendidikan latihan dasar kemiliteran (latsarmil).

Dikutip dari ANTARA, tiga korban adalah Anisa Muyassaroh yang meninggal dunia saat mengikuti pendidikan di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman, Balikpapan. Berdasarkan keterangan Kemhan, Anisa meninggal akibat heat stroke atau sengatan panas.

Heat stroke merupakan kondisi darurat medis yang terjadi ketika suhu tubuh meningkat secara ekstrem hingga mencapai atau melebihi 40 derajat Celsius, sementara sistem pengaturan suhu tubuh tidak lagi mampu berfungsi dengan baik.

Korban lainnya adalah Yonanda Muhammad Taufiq yang mengikuti pendidikan di Satdik Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad Baturaja. Yonanda dilaporkan mengalami penurunan kondisi fisik pada 17 Juni 2026 sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit. Kementerian Pertahanan menyatakan, Yonanda dinyatakan meninggal dunia akibat cardiac arrest atau henti jantung

Korban terbaru adalah Novia Rahmadhani Sihotang, yang mengembuskan napas terakhir pada Selasa (23/6/2026) setelah menjalani perawatan medis intensif. Sebelumnya, ia mengikuti program latsarmil di Satuan Pendidikan Pusat Bahasa Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Udara (Satdik Pusbahasa Kodiklatau) Jakarta sejak Senin (22/6/2026).

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan (Kemhan), Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Menyusul tiga kasus kematian tersebut, Kemhan memastikan akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pendidikan latsarmil, khususnya terkait aspek kesehatan dan keselamatan peserta.

“Saat ini Kemhan bersama Panitia Seleksi Nasional dan penyelenggara pendidikan terus melakukan evaluasi serta penguatan pengawasan kesehatan peserta guna memastikan keselamatan dan kesehatan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program,” tegas Rico.

Program SPPI sendiri merupakan salah satu program pemerintah yang menyiapkan sumber daya manusia untuk mengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang tengah dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Antara
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.