Suka Duka Jemaah Haji BPN 9: Rasmi Rais Tinggalkan Madinah, "Saya Ingin Kembali Lagi"
Rasmi Rais mengaku sedih meninggalkan Madinah setelah menunaikan ibadah haji. Ia mengumpulkan biaya dari usaha Coto dan membeli boneka unta untuk cucu. Pelayanan petugas haji dinilai sangat baik.
JAKARTA – MADINAH - Rasmi Rais jemaah haji Indonesia asal embarkasi dan kelompok terbang (kloter) BPN 9 merasakan suka dan dukanya selama menjadi jemaah haji.
Bagi Rasmi Rais sebagai jemaah haji Indonesia gelombang kedua, meninggalkan Kota Makkah dan selanjutnya Kota Madinah membuat dirinya merasa sedih.
“Alhamdulillah ada rasa suka-dukanya. Sukanya ingin tinggal lagi, dukanya ya sedih sih karena mau meninggalkan Madinah,” ucap Rasmi Rais kepada Media Center Haji di Madinah dikutip pada Sabtu (27/6/2026).
Rasmi Rais mengatakan, sebelum meninggalkan kota Madinah, ia bermunajat agar dirinya bersama keluarga bisa kembali lagi ke Tanah Suci Makkah dan Madinah.
“Insya Allah, saya ingin kembali ke sini dengan anak, cucu saya dan keturunan saya. Ya, kalau mau boleh haji lagi tapi kalau tidak ya umroh lah,” kata Rasmi Rais wanita berusia 47 tahun.
Wanita yang kesehariannya berjualan Coto di Sulawesi Tengah ini mengaku mengumpulkan biaya untuk berangkat haji dari hasil usahanya yang ia sisihkan setiap harinya.
“Ya dikumpulin sedikit-sedikit dari awal setoran hingga proses keberangkatan,” ungkap Rasmi Rais yang banyak membelikan oleh-oleh boneka unta untuk cucu-cucunya.
Meskipun tidak memiliki perbandingan ditahun sebelumnya tapi bagi Rasmi Rais, pelayanan petugas haji yang ia rasakan sangat baik terutama pelayanan terhadap lansia.
“Alhamdulillah, syukur alhamdulillah sangat baik mulai dari datang sampai pulang. Makanannya enak-enak. Pelayanannya terutama masalah lansia karena diperhatikan sekali dan diutamakan dengan lansia dan perempuan,” tandasnya seraya mendoakan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus memberikan pelayanan terbaiknya bagi jemaah haji Indonesia. (*/MCH)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

