Fase Kepulangan Haji Dimulai, Menhaj Soroti Pentingnya Penerbangan Tepat Waktu
Menhaj Mochamad Irfan Yusuf saat berada di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah. (FOTO: dok. MCH 2026)

Fase Kepulangan Haji Dimulai, Menhaj Soroti Pentingnya Penerbangan Tepat Waktu

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf meminta Garuda Indonesia dan Saudia Airlines menjaga ketepatan waktu penerbangan selama fase pemulangan jemaah haji Indonesia agar tidak terjadi keterlambatan maupun penundaan berkepanjangan.

TIMES Jakarta,Selasa 2 Juni 2026, 08:45 WIB
321
A
Ahmad Nuril Fahmi

MAKKAHMenteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf meminta maskapai yang melayani jemaah haji, yakni Garuda Indonesia dan Saudia Airlines, menjaga ketepatan waktu penerbangan saat fase pemulangan jemaah haji Indonesia.

Menurutnya, keterlambatan penerbangan, terutama hingga menyebabkan penundaan berhari-hari, harus dihindari demi kenyamanan jemaah yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji.

"Saya berpesan juga kepada dua perusahaan penerbangan, baik Saudia maupun Garuda, untuk menjaga on time performance. Jangan sampai ada keterlambatan yang tidak perlu, apalagi sampai delay berganti hari seperti yang pernah terjadi beberapa waktu sebelumnya," ujar Gus Irfan, Selasa (2/6/2026).

Selain menyoroti aspek penerbangan, pria yang akrab disapa Gus Irfan menyampaikan apresiasi kepada para jemaah yang dinilai tertib selama menjalankan ibadah haji. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas haji, kementerian dan lembaga terkait, serta pihak maskapai yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Pada pelepasan perdana kepulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air, Minggu (31/5/2026) malam, Gus Irfan mengaku menerima banyak masukan positif dari jemaah mengenai pelayanan yang diberikan selama berada di Arab Saudi.

"Alhamdulillah mereka sangat senang dan bergembira dengan pelayanan kami. Kami ditugaskan oleh Presiden untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah, dan kami berupaya sekuat tenaga mewujudkan perintah tersebut. Alhamdulillah jemaah bisa merasakan upaya-upaya yang kami lakukan," katanya.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak yang terlibat dalam operasional haji tahun 2026.

"Itu semua merupakan hasil kerja keras tim Kemenhaj beserta jajaran di bawahnya, seluruh petugas haji di berbagai daerah, ditambah kementerian dan lembaga yang membantu kami. Semua bekerja keras bersama-sama," ujarnya.

Fase pemulangan jemaah haji Indonesia resmi dimulai pada 1 Juni 2026. Pada hari pertama, sebanyak 17 kelompok terbang (kloter) dengan total 6.798 jemaah diberangkatkan kembali ke Indonesia.

Pemulangan gelombang pertama berlangsung melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, pada 1 hingga 15 Juni 2026. Selanjutnya, jemaah gelombang kedua akan dipulangkan melalui Bandara Prince Mohammed Bin Abdul Aziz, Madinah, pada 16 hingga 30 Juni 2026. (*/MCH 2026)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Ahmad Nuril Fahmi
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.