TIMES JAKARTA, MADIUN – Panggung Proliga 2026 tengah dihebohkan oleh kemunculan talenta muda yang disebut-sebut sebagai calon suksesor bintang voli nasional. Ia adalah Calista Maya Ersandita, pemain asal Madiun yang kini menjadi tumpuan serangan klub raksasa putri, Bandung BJB Tandamata.
Berposisi sebagai Opposite Hitter, Calista Maya tidak hanya mengandalkan tinggi badan, tetapi juga ketajaman pukulan dan kecerdasan dalam menempatkan bola.
Kehadirannya di kasta tertinggi kompetisi voli profesional Indonesia ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan atlet di daerah Jawa Timur tak pernah kehabisan stok pemain berbakat.
Nama Calista Maya sejatinya sudah mulai diperbincangkan di kalangan pemerhati voli tanah air sejak tahun lalu. Puncaknya, ia terpilih menjadi salah satu pilar Merah Putih di ajang Kejuaraan Asian Youth Games 2025 di Bahrain.
Pengalaman internasional tersebut tampak sangat memengaruhi mental bertandingnya saat ini. Di bawah tekanan ribuan suporter Proliga, Calista tampil tenang layaknya pemain veteran.
"Bermain di Kejuaraan Asia memberi saya perspektif baru tentang kecepatan bola dan blok-blok tinggi. Itu modal besar saat saya harus berhadapan dengan pemain asing di Proliga 2026," ujar Calista Maya kepada TIMES Indonesia.
Perjuangan Menuju Sukses
Jalan yang ditempuh Calista untuk sampai di Bandung BJB Tandamata tidaklah instan.
Calista memulai langkah pertamanya di klub lokal di Madiun. Sejak usia dini, ia sudah menonjol karena jangkauan serangnya yang di atas rata-rata teman sebayanya.
Ia seringkali menjadi penentu kemenangan di ajang Kejurda maupun Popnas, yang membuatnya terpantau oleh pemandu bakat nasional.
Tahun 2025 menjadi titik balik kariernya saat ia dipercaya mengenakan seragam timnas di kancah Asia, sekaligus membuktikan bahwa ia siap bersaing di level senior.
Dipinang oleh Bandung BJB Tandamata, Calista kini memikul tanggung jawab besar menjaga tradisi juara tim asal Jawa Barat tersebut.
Statistik dan Gaya Bermain
Ssebagai seorang opposite hitter, Calista memiliki keunikan pada jump serve yang bertenaga dan kemampuan menyerang dari garis belakang (back attack).
Dengan usia yang masih sangat muda, jalan Calista Maya masih sangat panjang. Namun, melihat performanya di beberapa laga awal Proliga 2026, ia diprediksi akan menjadi aset berharga bagi Timnas Senior di masa mendatang.
Bagi warga Madiun, Calista adalah kebanggaan. Bagi Bandung BJB Tandamata, ia adalah senjata mematikan. Dan bagi pecinta voli Indonesia, ia adalah harapan baru yang patut dinanti ledakannya di setiap pertandingan. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Opposite Hitter Bandung BJB Tandamata Calista Maya Ersandita, Dari Madiun Menggebrak Proliga 2026
| Pewarta | : M. Marhaban |
| Editor | : Ronny Wicaksono |