https://jakarta.times.co.id/
Berita

Apresiasi Cafe Jamu Indonesia, Kepala BPOM Dukung Jamu Menjadi Produk Modern Sesuai Zaman

Rabu, 04 Februari 2026 - 19:11
Apresiasi Cafe Jamu Indonesia, Kepala BPOM Dukung Jamu Menjadi Produk Modern Sesuai Zaman Kepala BPOM Taruna Ikrar resmikan cafe jamu Indonesia di PIK 2. (FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia)

TIMES JAKARTA, JAKARTA – Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar meresmikan cafe jamu Indonesia di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 Jakarta pada Rabu (4/2/2026). 

Kehadiran cafe jamu Indonesia yang diresmikan oleh Kepala BPOM Taruna Ikrar menjadi sebuah penanda bahwa jamu tengah melangkah ke babak baru dalam sejarahnya. 

“Jamu sebagai warisan pengetahuan, kekayaan biodiversitas, sekaligus potensi ekonomi kreatif yang belum sepenuhnya digarap,” ucap Kepala BPOM Taruna Ikrar. 

Menurutmu, Indonesia memiliki sekitar 18.000 jenis jamu dan lebih dari 600.000 ragam kuliner tradisional sebuah lanskap pengetahuan lokal yang mencerminkan jati diri bangsa. 

“Di balik angka-angka itu, tersimpan peluang besar untuk kesehatan masyarakat dan daya saing ekonomi berbasis budaya,” ujar Taruna Ikrar. 

Cafe jamu Indonesia yang dihadirkan oleh PT Acaraki Nusantara Persada (acaraki) mengusung konsep jamu Experience Cafe. Pengunjung diajak memahami filosofi jamu, tentang jampi (doa), oesodo (kesehatan), dan pengetahuan lintas generasi sekaligus menikmati inovasi yang dikemas dengan selera masa kini.

Kepala-BPOM-Taruna-Ikrar-b.jpgKepala BPOM Taruna Ikrar memberikan keterangan persnya. (FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia)

Menurut Founder and Director PT Acaraki Nusantara Persada, Jony Yuwono, langkah ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang bahwa acaraki hadir untuk memperluas cara masyarakat mengenal dan menikmati jamu.

“Di PIK 2, jamu dihadirkan bukan untuk menggantikan tradisi, melainkan mendekatkannya kembali ke keseharian masyarakat terutama generasi muda yang tumbuh di tengah arus globalisasi dan budaya populer,” ujarnya. 

Apresiasi BPOM

Hadirnya cafe jamu Indonesia mendapatkan apresiasi Kepala BPOM Taruna Ikrar yang menilai langkah acaraki dalam mengembangkan jamu secara bertanggung jawab dan patuh terhadap ketentuan. 

Baginya, inovasi berbasis bahan alam hanya akan bermakna jika tetap mengedepankan keamanan dan mutu. Kepercayaan publik terhadap jamu Indonesia, kata Taruna, dibangun dari kepastian standar bukan semata klaim.

Secara personal, Taruna Ikrar memberi contoh yang sederhana namun bermakna. Setiap pagi, ia rutin mengkonsumsi jamu jahe. Sebuah kebiasaan yang mencerminkan keyakinannya bahwa budaya minum jamu adalah tradisi baik yang tidak boleh hilang. 

Taruna Ikrar mengungkapkan, jamu harus bergerak dari pengetahuan tradisional menuju produk modern yang aman, bermutu, dan berdaya saing. Dengan kekayaan sekitar 30.000 spesies tanaman herbal, Indonesia memiliki modal alam yang sangat besar untuk masuk ke pasar global. Namun, peluang itu hanya bisa diwujudkan jika dikembangkan dengan pendekatan ilmiah dan kepatuhan regulatori.

BPOM di bawah kepemimpinannya juga mendorong penguatan pengawasan obat tradisional agar jamu Indonesia siap go international. Standar global bukan untuk mengekang, melainkan untuk memastikan jamu Indonesia diterima dunia tanpa kehilangan identitas. Dalam konteks ini, jamu diposisikan bukan hanya sebagai produk kesehatan, tetapi juga sebagai duta budaya dan ekonomi kreatif Indonesia.

Berantas Jamu Ilegal

Taruna Ikrar menekankan komitmen BPOM dalam memberantas peredaran jamu ilegal produk tanpa izin edar atau yang mengandung bahan kimia berbahaya. 

Baginya, melindungi masyarakat adalah prasyarat mutlak agar jamu bisa tumbuh dengan sehat dan dipercaya.

Ke depan, Taruna juga mendorong integrasi jamu dan obat tradisional ke dalam sistem kesehatan nasional. Ia menilai Indonesia dapat belajar dari negara seperti China dan India yang berhasil mengintegrasikan pengobatan tradisional ke layanan kesehatan modern, tanpa mengorbankan aspek keamanan dan efektivitas.

“Dari warisan leluhur, jamu melangkah ke masa depan kesehatan global, membawa cerita tentang budaya, sains, dan kreativitas Indonesia yang terus bergerak maju,” pungkas Taruna Ikrar. (*)

Pewarta : Ahmad Nuril Fahmi
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jakarta just now

Welcome to TIMES Jakarta

TIMES Jakarta is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.