Berita

Direktur Eksekutif Candidate Center Imbau Presiden RI Jokowi Objektif Reshuffle Kabinet

Rabu, 21 April 2021 - 19:19
Direktur Eksekutif Candidate Center Imbau Presiden RI Jokowi Objektif Reshuffle Kabinet Direktur Eksekutif Candidate Center, Ike Suharjo (foto: Dokumen/Candidate Center)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Direktur Eksekutif Candidate Center, Ike Suharjo menilai kebijakan reshuffle kabinet oleh Presiden RI Jokowi sebagai langkah politik yang wajar. Sebagai pimpinan negara, tentu Jokowi tidak ingin meninggalkan kerja yang buruk bagi masyarakat.

Menurut Ike Suharjo, meskipun tujuannya baik presiden juga harus memerhatikan faktor objektivitas dan kualitas. Dia menghimbau agar presiden Jokowi tidak terpengaruh politik kepentingan dalam memilih menteri barunya.

Dia meminta, Jokowi tetap konsisten pada tujuannya dalam memimpin Indonesia agar lebih maju. Oleh karena itu, menteri yang dia pilih harus benar-benar berkompen dalam bidangnya.

"Oleh karena Jokowi tidak ingin meninggalkan kinerja yang buruk sebagai presiden, maka beliau harus mencari sosok menteri yang kompeten,  kreatif dan mampu mengambil langkah atau terbosan yang berani dalam sejumlah kebijakan penting pemerintahan," katanya saat dihubungi TIMES Indonesia di Jakarta, Rabu (21/4/2021).

Wanita yang saat ini fokus dalam kegiatan penelitian dan analis politik ini menjelaskan pandangannya. Menurutnya, penggabungan Kemendikbud Ristek merupakan momentum tepat untuk menggantikan Nadiem Makariem. Selama ini Nadiem belum mampu memberikan terobosan pendidikan di era pandemi. 

Sementara, Mendikbud Ristek tidak hanya membutuhkan sosok Menteri yang berpengalaman di bidang pendidikan namun juga inovatif dan membawa visi yang jelas dalam mendesign sistem pendidikan Nasional sehingga mampu bersaing di kancah internasional. 

"Reshuffle kabinet harus mengacu pada kinerja para menteri terutama dari perspektif Tugas pokok dan fungsi/ Tupoksi. Jika semua itu tepat sasaran maka presiden bisa dengan gampang melakukan recovery Ekonomi Nasional pasca pandemi," imbuhnya.

Terkait pos kementrian investasi, dibutuhkan sosok yang bisa mengambil langkah cepat untuk mendorong investasi di Indonesia. Hal ini sangat penting untuk recovery perekonomian di Indonesia akibat pandemi. 

"Mendag M Luthfi atau kepala BKPM Bahlil Lahadalia dapat dipertimbangkan untuk mengisi pos menteri investasi. Dalam beberapa kali kesempatan Jokowi memuji kinerja dari Bahlil Lahadalia," pungkas Direktur Eksekutif Candidate Center, Ike Suharjo terkait isu reshuffle kabinet Presiden RI Jokowi. (*)

Pewarta : Edy Junaedi Ds
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jakarta just now

Welcome to TIMES Jakarta

TIMES Jakarta is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.