TIMES JAKARTA, JAKARTA – Timnas Nigeria memastikan finis di peringkat ketiga Piala Afrika setelah menaklukkan Mesir dengan skor 4-2 lewat adu penalti dalam laga perebutan tempat ketiga, Sabtu waktu setempat atau Minggu (18/1/2026) dini hari. Duel kedua tim berakhir imbang tanpa gol sepanjang waktu normal.
Penjaga gawang Nigeria, Stanley Nwabali, tampil sebagai pahlawan. Kiper Super Eagles itu menggagalkan dua eksekusi penalti Mesir, termasuk tendangan pertama yang dilepaskan Mohamed Salah. Ademola Lookman kemudian memastikan kemenangan Nigeria dengan menjadi penendang penentu.
Adu penalti langsung dilakukan tanpa perpanjangan waktu sesuai regulasi laga perebutan peringkat ketiga. Nwabali langsung memberi tekanan dengan menepis penalti Salah yang dieksekusi dengan baik.
Tak lama berselang, ia kembali menunjukkan refleks impresif dengan menghadang sepakan Omar Marmoush yang mengarah ke tengah gawang menggunakan kakinya.
Sepanjang pertandingan, Salah juga gagal menunjukkan ketajamannya. Kapten Mesir itu mampu diredam lini belakang Nigeria dan tidak menambah koleksi golnya di Piala Afrika, yang sejauh ini berjumlah 11 gol.
Sementara itu, striker andalan Nigeria Victor Osimhen kembali tidak diturunkan. Penyerang Napoli tersebut tetap berada di bangku cadangan, mengindikasikan dirinya belum sepenuhnya pulih dari cedera yang didapat saat semifinal melawan Maroko. Pada laga tersebut, Osimhen ditarik keluar di babak tambahan waktu sebelum adu penalti.
Hasil ini menjadi penutup positif bagi perjalanan Nigeria di Piala Afrika edisi kali ini. Capaian tersebut kontras dengan turnamen sebelumnya, ketika Super Eagles harus puas menjadi runner-up usai kalah di partai final dari tuan rumah Pantai Gading.
Di partai puncak, Maroko dan Senegal akan saling berhadapan di Rabat pada Minggu. Senegal melangkah ke final setelah menyingkirkan Mesir dengan kemenangan tipis 1-0 di semifinal berkat gol tunggal Sadio Mané. (*)
| Pewarta | : Antara |
| Editor | : Wahyu Nurdiyanto |