Melalui Advokasi 'G Her', Ghita Catleya Perjuangkan Pemberdayaan Perempuan
Guna mewujudkan kepeduliannya secara konkret, perempuan cantik dan berbakat ini mendirikan sebuah wadah advokasi bernama G Her by Ghita, yang memuat nilai Grow Her, Guide Her, dan Guard Her.
JAKARTA – Ghita Putri Catleya, perempuan asal Sulawesi Selatan mendedikasikan dirinya pada dunia pendidikan, pemberdayaan perempuan, budaya, hingga pengembangan generasi muda.
Sosok berkulit eksotik ini terus mengukir prestasi dengan menjadi Winner Miss Bintang Indonesia 2026, setelah sebelumnya meraih posisi Miss Bintang Sulawesi Selatan 2026 serta menembus posisi Top 3 Best Speech dan Top 3 Motion Challenge pada ajang nasional tersebut.
Tidak hanya anggun di atas panggung mode, dalam hal ini Ghita sapaan akrabnya juga dikenal tangguh sebagai atlet karate yang telah berhasil meraih tingkatan sabuk hitam.
Kiprahnya terus meluas ke panggung hiburan dan dunia usaha lewat peran utamanya dalam film Rante Mario, serta konsistensinya sebagai model dan content creator yang aktif mempromosikan kebudayaan daerah.
Keberhasilannya sebagai wirausahawan terbukti lewat keberhasilannya mendirikan Vero Spray, sebuah merek produk perawatan kewanitaan yang memanfaatkan potensi kearifan lokal Sulawesi Selatan.
Kemudian lebih lanjut perihal informasi tambahan dan berbagai aktivitas kesehariannya dapat diakses publik melalui akun media sosial Instagram dan TikTok miliknya di @ghitacatleya.
Gerakan G Her untuk Generasi Muda
Guna mewujudkan kepeduliannya secara konkret, perempuan cantik dan berbakat ini mendirikan sebuah wadah advokasi bernama G Her by Ghita, yang memuat nilai 'Grow Her, Guide Her dan Guard Her'.
"Gerakan ini berfokus pada pemberdayaan perempuan muda agar mereka mampu mengenali potensi diri, berani bermimpi, serta memahami berbagai jalan dalam meraih cita-cita," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (10/8/2026).
Langkah nyata tersebut telah dijangkau hingga ke kawasan pelosok Toraja dan sekolah muslim khusus perempuan di Makassar melalui pemberian bantuan, ruang diskusi, serta pendampingan langsung.
"Bagi saya pencapaian terbesar bukan hanya gelar yang didapatkan, tetapi kemampuan untuk terus berkembang dan menggunakan setiap pencapaian sebagai kesempatan untuk memberikan dampak," kata Ghita.
Saat menjelaskan latar belakang gerakannya, dia menegaskan bahwa empowerment tidak sebatas memberi bantuan materi, melainkan menanamkan keyakinan agar mereka mampu membangun masa depan sendiri.
Melangkah Bersama Menembus Batas
Kesempatan memegang gelar Miss Bintang Indonesia 2026 dinilainya sebagai platform strategis untuk memperluas jangkauan advokasi dan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak.
Tantangan utama yang dihadapi adalah menjaga keberlanjutan program agar tidak berhenti sebagai aksi sesaat, melainkan terus memberi ruang bertumbuh bagi anak muda di berbagai wilayah terpencil.
Lebih jauh Ghita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta memberikan perhatian, ilmu, serta waktu dalam mendukung tumbuh kembang generasi penerus.
"Jangan hanya bertanya apakah saya bisa, tetapi mulailah bertanya apa yang bisa kita lakukan hari ini untuk mendekatkan diri pada impian yang ingin digapai," tutur Ghita. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

