https://jakarta.times.co.id/
Berita

Menag: Masjid dan Tenda Bisa Digunakan Sekolah Darurat di Wilayah Bencana Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 - 12:00
Menag: Masjid dan Tenda Bisa Digunakan Sekolah Darurat di Wilayah Bencana Sumatera Menteri Agama, Nasaruddin Umar bersama jajaran di Kementerian Agama, usai acara upacara Hari Amal Bakti ke-80, di Jakarta Pusat. (FOTO: Moh Ramli/TIMES Indonesia)

TIMES JAKARTA, JAKARTA – Sejumlah sekolah di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) mengalami rusak parah karena terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera. 

Dari data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, total sekolah, termasuk madrasah, yang terdampak sekitar 3.274 sekolah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Mayoritas mengalami rusak berat.

Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar mengatakan, salah satu solusinya nantinya tempat ibadah seperti masjid bisa digunakan untuk kelas darurat. Selain itu, tenda darurat juga bisa digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar tersebut.

Hal tersebut disampaikan karena semester genap atau Tahun Ajaran 2025/2026, akan dimulai serentak pada Senin, 5 Januari nanti. Ini adalah hari pertama masuk sekolah bagi sebagian besar siswa di Indonesia, termasuk di Sumatera, setelah libur semester ganjil dan tahun baru.

"Kami memiliki pendataan yang jelas terkait jumlah madrasah dan rumah ibadah yang terdampak, mana yang sudah bisa digunakan kembali dan mana yang belum," katanya, usai Upacara Hari Amal Bakti ke-80, di Jakarta Pusat, Sabtu (3/1/2026)
 
"Untuk yang belum bisa dimanfaatkan, kami carikan solusi, termasuk pemanfaatan masjid dan rumah ibadah lainnya sebagai tempat darurat penyelenggaraan pendidikan, serta penyediaan tenda-tenda darurat," jelasnya.

Ia menyebut, Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, sektor ini menjadi prioritas utama Kepala Negara pasca bencana di Sumatera tersebut.

"Oleh karena itu, kami bekerja tanpa mengenal waktu, istilahnya 24 jam, agar anak-anak kita tidak mengalami dampak berkepanjangan," katanya.

Hingga saat ini, lanjut dia, juga sudah banyak infrastruktur yang sebelumnya hancur yang telah terbangun. Termasuk jembatan penghubung antara wilayah di Sumatera.

"Dalam waktu yang relatif singkat, bahkan di luar dugaan, banyak infrastruktur seperti jembatan yang berhasil disambungkan kembali. Hal ini tidak lepas dari kerja keras TNI, Polri, dan masyarakat setempat yang bahu-membahu menyelesaikan persoalan krusial tersebut," ujarnya. (*)

Pewarta : Moh Ramli
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jakarta just now

Welcome to TIMES Jakarta

TIMES Jakarta is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.