https://jakarta.times.co.id/
Berita

Progres 85 Persen, Huntara SDN 05 Kayu Pasak Agam Diresmikan 20 Januari 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:49
Pembangunan Huntara di Agam Capai 85 Persen, Target Diresmikan 20 Januari Anggota TNI sedang mengerjakan hunian sementara di lapangan sepak bola SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Kamis (15/1/2026). (Foto: ANTARA/Yusrizal)

TIMES JAKARTA, JAKARTA – Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana di Kabupaten Agam terus dikebut. Saat ini, proyek huntara yang berlokasi di lapangan sepak bola SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, telah mencapai progres 85 persen dan dijadwalkan diresmikan pada 20 Januari 2026.

Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa pengerjaan di titik tersebut terus menunjukkan kemajuan positif. Pembangunan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pemulihan bagi para penyintas bencana.

"Pengerjaan hunian sementara dilakukan TNI, BNPB, BPBD Agam, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang," ujar Muhammad Iqbal di Lubuk Basung, Kamis (15/1/2026).

Rencananya, sebanyak 117 unit huntara dan 24 barak akan diserahterahkan kepada warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang. Pemerintah daerah optimistis pengerjaan di lokasi SDN 05 Kayu Pasak ini dapat tuntas tepat waktu.

"Pembangunan hunian sementara hampir rampung dan mudah-mudahan selesai sesuai target yang telah ditentukan," tambahnya.

Selain di Palembayan, pengerjaan huntara juga dilakukan secara serentak di beberapa wilayah lain, meliputi tiga titik di Kecamatan Palembayan, dua titik di Tanjung Raya, serta titik lainnya di Palupuh dan Malalak. Meskipun saat ini masih dalam proses konstruksi, pemerintah menargetkan seluruh unit tersebut siap dihuni sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

"Seluruh warga terdampak bisa menjalankan ibadah puasa di hunian sementara," tegas Iqbal.

Huntara ini diperuntukkan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat rentetan bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Agam pada akhir November 2025. Berdasarkan data BPBD Agam, bencana besar tersebut berdampak sangat luas, mengakibatkan 165 orang meninggal dunia, 37 orang hilang, serta kerusakan pada 2.619 unit rumah, 27 tempat ibadah, dan 121 fasilitas pendidikan. (*)

Pewarta : Antara
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jakarta just now

Welcome to TIMES Jakarta

TIMES Jakarta is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.