https://jakarta.times.co.id/
Berita

Banjir Jakarta Meluas ke 19 RT, Wilayah Jaktim Jadi yang Terparah dengan 15 Titik

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:10
Banjir Jakarta: 19 RT Masih Tergenang Banjir, Ratusan Warga Bertahan di Pengungsian Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat mengevakuasi warga yang terdampak banjir menggunakan kendaraan amfibi di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta, Sabtu (24/1/2026). (Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nz)

TIMES JAKARTA, JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 19 Rukun Tetangga (RT) dan satu ruas jalan di wilayah Jakarta masih tergenang banjir hingga Minggu (25/1/2026) pagi. Kondisi ini merupakan dampak hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Kamis (22/1) lalu.

“Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya menyebabkan terjadinya beberapa titik genangan,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan di Jakarta, Minggu.

Sebaran Titik Banjir di Jakarta

Berdasarkan data BPBD, wilayah Jakarta Timur menjadi area terdampak paling banyak dengan total 15 RT yang tergenang. Rinciannya meliputi:

  • Kelurahan Bidara Cina: 4 RT (Ketinggian air 85-140 cm).

  • Kelurahan Kampung Melayu: 4 RT (Ketinggian air 110 cm).

  • Kelurahan Cawang: 5 RT (Ketinggian air 20 cm).

  • Kelurahan Cililitan: 2 RT (Ketinggian air 20 cm).

Di Jakarta Barat, terdapat 3 RT yang masih terendam, yakni satu RT di Kelurahan Kembangan Selatan (35 cm) dan dua RT di Kelurahan Kembangan Utara (30-40 cm). Selain itu, Jalan Kembangan Raya di Kelurahan Kembangan Selatan juga masih tergenang air setinggi 35 cm.

Sementara itu, di Jakarta Utara, genangan setinggi 40 cm masih merendam satu RT di Kelurahan Kapuk Muara.

Ratusan Warga Mengungsi

Yohan menambahkan, hingga saat ini ratusan warga masih bertahan di sejumlah lokasi pengungsian. Berikut rincian titik pengungsian di tiga wilayah kota:

Jakarta Barat:

  • Kelurahan Rawa Buaya: Masjid Baitul Rahman (97 jiwa), Masjid Hidayatussalam (9 jiwa), Mushola Nurul Ikhsan (18 jiwa), Balai Warga RT 09/02 (25 jiwa), SDN 02 Rawa Buaya (63 jiwa), SDN 03 Rawa Buaya (38 jiwa), dan SDN 07 Rawa Buaya (230 jiwa).

  • Kelurahan Kembangan Selatan: Kantor JNE Kembangan Selatan (82 jiwa).

  • Kelurahan Kembangan Utara: Gg. Nurul Muslimin (114 jiwa), Sekretariat Jl. H. Bule (40 jiwa), SDN 01 (16 jiwa), dan Mushola Al-Hidayah (79 jiwa).

  • Kelurahan Duri Kosambi: Masjid Majlis Al-Falah (100 jiwa).

Jakarta Timur:

  • Kelurahan Cawang: Musholla Al Islah (60 jiwa) dan Saung Lapangan Tenis RW 03 (60 jiwa).

  • Kelurahan Bidara Cina: Aula Kelurahan Bidara Cina (107 jiwa), Gedung SKKT RW 11 (15 jiwa), dan Masjid Al-Abror RW 11 (40 jiwa).

  • Kelurahan Kampung Melayu: SDN Kampung Melayu 01 & 02 (250 jiwa) dan Masjid Jami Itihadul Ikhwan (70 jiwa).

Jakarta Utara:

  • Kelurahan Kapuk Muara: Gang Masjid Nurul Jannah RW 02 (97 jiwa).

Upaya Penanganan

BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan secara berkala. Koordinasi juga dilakukan bersama Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk mempercepat penyedotan air serta memastikan saluran air berfungsi optimal.

Selain penanganan teknis, BPBD bersinergi dengan lurah dan camat setempat untuk mendistribusikan kebutuhan dasar bagi para penyintas di pengungsian.

“Genangan ditargetkan surut dalam waktu cepat. Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan susulan,” tutup Yohan. (*)

Pewarta : Antara
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jakarta just now

Welcome to TIMES Jakarta

TIMES Jakarta is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.