TIMES JAKARTA, JAKARTA – Badai salju hebat yang melanda Amerika Serikat menyebabkan lebih dari 130.000 rumah kehilangan aliran listrik hingga Sabtu (24/1) malam. Berdasarkan data dari Poweroutage Tracker, dampak terparah terkonsentrasi di wilayah Texas dan Louisiana.
Di kedua negara bagian tersebut, jumlah pemadaman listrik melonjak drastis hingga melampaui angka 100.000 rumah. Kondisi ini dipicu oleh cuaca ekstrem yang terus bergerak melintasi wilayah selatan hingga timur Amerika.
Pemerintah setempat merespons serius situasi ini dengan menetapkan status siaga. “Keadaan darurat telah diumumkan di 20 lebih negara bagian,” tulis laporan tersebut mengutip situasi terkini di lapangan.
Sementara itu, ancaman cuaca buruk diperkirakan belum akan berakhir. Menurut Badan Layanan Cuaca Nasional, “hujan salju lebat dan lapisan es berbahaya diperkirakan terjadi di wilayah yang membentang dari Texas bagian timur hingga Carolina Utara.” Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap risiko kecelakaan dan gangguan infrastruktur akibat tumpukan es yang membeku. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Badai Salju Terjang AS: 130 Ribu Rumah Padam Listrik, 20 Negara Bagian Siaga Darurat
| Pewarta | : Antara |
| Editor | : Deasy Mayasari |