Tanggul Kalimalang Jebol: Bupati Karawang Tinjau Lokasi, Material Darurat Mulai Dikirim
TIMES Jakarta/Warga menyaksikan kondisi tanggul sungai Kalimalang yang jebol di wilayah Telukjambe Barat Karawang. (Foto: ANTARA/Ali Khumaini)

Tanggul Kalimalang Jebol: Bupati Karawang Tinjau Lokasi, Material Darurat Mulai Dikirim

BPBD Karawang kerahkan perahu evakuasi dan material bronjong untuk tangani tanggul Kalimalang yang jebol. Bupati Aep Syaepuloh pastikan koordinasi cepat antarinstansi.

TIMES Jakarta,Jumat 16 Januari 2026, 18:46 WIB
6.7K
A
Antara

JakartaBencana banjir melanda wilayah Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada Jumat (16/1/2026). Insiden ini dipicu oleh jebolnya tanggul Sungai Kalimalang sepanjang sekitar 5 meter, yang mengakibatkan air meluap ke pemukiman warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Usep Supriatna, menyatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim evakuasi ke lokasi terdampak. Petugas mengerahkan perahu untuk membantu warga, terutama kelompok rentan, agar segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Dalam upaya menekan dampak luapan air, BPBD Karawang bergerak cepat berkoordinasi dengan PJT II Jatiluhur dan BBWS. Penanganan teknis pada titik tanggul yang jebol mulai dilakukan dengan pengiriman material darurat.

"Untuk material penanganan tanggul berupa bronjong dan karung pasir telah dikirimkan ke lokasi, guna mencegah luapan air semakin meluas," ungkap Usep Supriatna, Jumat.

Selain pengiriman material, BPBD juga meminta pihak PJT II Jatiluhur untuk menutup salah satu pintu bendungan yang mengaliri sungai tersebut guna mengurangi volume air yang masuk.

Dampak Banjir di Desa Margakaya

Luapan sungai yang masuk melalui sipon saluran sekunder Cisalak merendam pemukiman di Dusun Cisalak, Desa Margakaya. Berdasarkan data awal, sekitar 400 keluarga terdampak musibah ini. Ketinggian air dilaporkan berada di kisaran 50-70 sentimeter dan terus menunjukkan tren kenaikan seiring derasnya air dari titik tanggul yang jebol.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, turun langsung ke lapangan untuk meninjau titik-titik terdampak. Beliau menjelaskan bahwa koordinasi antarinstansi, termasuk Dinas PUPR, BPBD, dan Dinas Sosial, langsung dilakukan sesaat setelah laporan pengikisan tanggul diterima pada pukul 09:20 WIB.

"Kami juga menghaturkan terima kasih kepada pak Gubernur, PJT II, BBWS dan segenap pihak terkait yang selalu cepat tanggap dalam situasi keadaan darurat," ujar Bupati Aep.

Warga diimbau untuk tetap waspada dan segera mengamankan barang berharga serta kendaraan ke lokasi yang lebih tinggi guna mengantisipasi kenaikan debit air lebih lanjut. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Antara
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.