https://jakarta.times.co.id/
Berita

Rupiah Tertekan, Cak Udin Tekankan Kepercayaan Pasar

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:21
Rupiah Tertekan, Cak Udin Tekankan Kepercayaan Pasar Hasanuddin Wahid, Anggota Komisi XI DPR RI.

TIMES JAKARTA, JAKARTA – Nilai tukar rupiah yang kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat hingga menembus level Rp16.955 per dolar AS menjadi perhatian serius. Anggota Komisi XI DPR RI, Hasanuddin Wahid atau Cak Udin, menilai situasi ini perlu disikapi secara terukur untuk menjaga kepercayaan pasar terhadap perekonomian nasional.

Cak Udin menegaskan, tekanan terhadap rupiah tidak cukup dipahami sebagai dampak dinamika global semata, melainkan harus dijadikan momentum untuk memperkuat sinergi kebijakan moneter dan fiskal agar stabilitas ekonomi tetap terjaga.

“Stabilitas nilai tukar sangat berkaitan dengan persepsi dan kepercayaan pelaku pasar. Karena itu, Bank Indonesia perlu mengambil langkah yang tegas, terukur, dan responsif, termasuk melalui intervensi pasar valas serta penguatan komunikasi kebijakan,” ujar Cak Udin di Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Sekretaris Jenderal DPP PKB itu menilai, peran Bank Indonesia menjadi krusial dalam memastikan volatilitas rupiah tetap terkendali, sekaligus memberikan sinyal kuat bahwa otoritas moneter hadir menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya peran Kementerian Keuangan dalam menjaga disiplin fiskal, terutama terkait pengelolaan defisit anggaran dan pembiayaan utang secara pruden dan berkelanjutan.

“Kepercayaan pasar tidak hanya dibangun dari kebijakan moneter, tetapi juga dari konsistensi kebijakan fiskal. Pemerintah perlu memastikan pengelolaan APBN tetap kredibel dan sehat,” katanya.

Lebih lanjut, Cak Udin mendorong agar koordinasi antara pemerintah dan Bank Indonesia terus diperkuat, sehingga setiap respons terhadap tekanan eksternal dapat dilakukan secara terpadu, cepat, dan efektif.

Selain kebijakan jangka pendek, ia juga menilai penguatan sektor eksternal sebagai agenda strategis jangka menengah dan panjang. Upaya tersebut meliputi peningkatan ekspor bernilai tambah, pengendalian impor strategis, serta optimalisasi devisa hasil ekspor agar pasokan valuta asing di dalam negeri tetap terjaga.

“Dengan fondasi sektor eksternal yang kuat, rupiah akan lebih tahan menghadapi gejolak global dan stabilitas ekonomi nasional bisa terus terjaga,” pungkasnya. (*)

Pewarta : Hainor Rahman
Editor : Hainorrahman
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jakarta just now

Welcome to TIMES Jakarta

TIMES Jakarta is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.