https://jakarta.times.co.id/
Berita

BI Perkuat Stabilitas Rupiah di Tengah Dinamika Global 2026

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:15
BI Perkuat Stabilitas Rupiah di Tengah Dinamika Global 2026 Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo (atas tengah) memaparkan materi konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Januari 2026 secara daring di Jakarta, Rabu (21/1/2026). (Foto: Tangkapan layar/ANTARA/Rizka Khaerunnisa)

TIMES JAKARTA, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) memperkuat langkah stabilisasi nilai tukar rupiah dengan meningkatkan intensitas intervensi di berbagai instrumen pasar. Upaya ini dilakukan melalui pasar non-delivery forward (NDF) di luar negeri, domestic non-delivery forward (DNDF) di dalam negeri, serta transaksi langsung di pasar spot.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan bahwa respons kebijakan tersebut ditujukan untuk menjaga pergerakan rupiah tetap terkendali sekaligus selaras dengan sasaran inflasi 2026 di kisaran 2,5 persen ±1 persen. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers daring di Jakarta, Rabu (21/1/202).

Menurut Perry, penguatan kebijakan nilai tukar menjadi langkah strategis BI dalam meredam dampak ketidakpastian global yang masih tinggi terhadap stabilitas rupiah. Tekanan eksternal dinilai masih menjadi faktor utama yang memengaruhi dinamika pasar keuangan domestik.

Pada 20 Januari 2026, nilai tukar rupiah tercatat berada di level Rp16.945 per dolar AS, atau melemah 1,53 persen secara point to point dibandingkan posisi akhir Desember 2025. Pelemahan tersebut dipicu oleh keluarnya aliran modal asing seiring meningkatnya ketidakpastian di pasar keuangan global.

Selain faktor global, meningkatnya kebutuhan valuta asing oleh perbankan dan korporasi domestik sejalan dengan aktivitas ekonomi juga memberi tekanan tambahan pada pergerakan rupiah.

Ke depan, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi yang terukur di pasar NDF, DNDF, dan spot. Di saat yang sama, BI juga akan memperkuat strategi operasi moneter yang lebih pro-pasar.

“Bank Indonesia meyakini rupiah ke depan akan bergerak stabil dengan kecenderungan menguat, ditopang oleh imbal hasil yang kompetitif, inflasi yang rendah, serta prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap terjaga,” ujar Perry.(*)

Pewarta : Hendarmono Al Sidarto
Editor : Hendarmono Al Sidarto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jakarta just now

Welcome to TIMES Jakarta

TIMES Jakarta is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.