TIMES JAKARTA, JAKARTA – Banyak orang menjadikan awal tahun sebagai momentum memperbaiki kondisi finansial, termasuk dengan mulai serius mempelajari trading. Namun, semangat resolusi kerap memudar lebih cepat dari yang dibayangkan.
Mengutip Psychology Today, sekitar 80 persen resolusi tahun baru gagal bertahan hingga Februari karena tidak disertai rencana yang konkret. Hal ini juga kerap terjadi pada mereka yang ingin memulai trading, tetapi berhenti di tahap wacana.
Lalu, bagaimana agar resolusi trading di awal tahun benar-benar bisa diwujudkan? Berikut lima cara memulai trading yang praktis agar 2026 dapat ditutup dengan portofolio yang bertumbuh.
1. Tentukan Goal dan Susun Strategi
Langkah awal memulai trading adalah menetapkan tujuan yang jelas. Tentukan sejak awal apakah trading akan dijadikan sumber penghasilan tambahan atau diarahkan menjadi pendapatan utama dalam jangka panjang.
Dari tujuan tersebut, susun strategi sederhana untuk satu tahun ke depan. Mulai dari memilih instrumen trading, menentukan target profit bulanan yang realistis, menetapkan modal awal, hingga mengukur waktu yang bisa dialokasikan setiap hari. Strategi ini akan membantu trader tetap fokus dan tidak mudah tergoda keputusan impulsif.
2. Pilih Broker yang Mendukung Target Trading
Memasuki 2026, pilihan broker semakin beragam. Karena itu, pemilihan broker menjadi faktor penting dalam perjalanan trading. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
-
Regulasi resmi
Broker beregulasi internasional umumnya menerapkan pemisahan dana nasabah, pengawasan berkala, dan standar pelaporan ketat. -
Fitur edukasi dan teknologi AI
Broker dengan dukungan edukasi dan teknologi analisis berbasis AI, seperti XM, dapat membantu trader memahami kondisi pasar dan mengambil keputusan yang lebih terukur. -
Kemudahan deposit dan penarikan
Proses transaksi yang cepat memberi fleksibilitas dalam memanfaatkan momentum pasar. -
Eksekusi instan
Eksekusi order yang cepat memungkinkan trader masuk dan keluar pasar sesuai harga yang diinginkan.
3. Perdalam Ilmu Sambil Trading
Kesalahan umum trader pemula adalah berhenti belajar setelah transaksi pertama. Padahal, pengalaman langsung di pasar justru menjadi sumber pembelajaran paling efektif.
Trader pemula perlu terus mengasah analisis teknikal dasar, memahami pergerakan pasar, serta menerapkan manajemen risiko secara konsisten. Bagi yang masih dalam tahap observasi, fitur copy trading dapat menjadi sarana belajar dengan mengikuti trader berpengalaman, sekaligus memahami alasan di balik setiap transaksi.
4. Jaga Konsistensi
Konsistensi menjadi kunci penting dalam trading. Strategi yang sudah disusun perlu dijalankan dengan disiplin tanpa banyak pengecualian.
Hasil yang belum optimal di awal bukan alasan untuk mengubah rencana secara tergesa-gesa. Edukator dan ahli strategi trading, Osvaldo Jessie Rumbay, menegaskan bahwa kegagalan dalam trading sering kali bukan disebabkan kurangnya pengetahuan, melainkan ketidakkonsistenan.
“Konsistensi adalah jembatan antara resolusi dan realitas,” ujar Osvaldo Jessie Rumbay dalam keterangan pers kepada TIMES Indonesia, Senin (26/1/2026).
5. Evaluasi Secara Berkala
Langkah terakhir yang tak kalah penting adalah evaluasi rutin. Setiap pekan, luangkan waktu untuk meninjau seluruh transaksi yang telah dilakukan, baik yang menghasilkan profit maupun rugi.
Membuat jurnal trading dapat membantu mencatat detail transaksi dan emosi saat mengambil keputusan. Dari data tersebut, trader dapat mengetahui strategi mana yang efektif untuk dipertahankan dan mana yang perlu diperbaiki.
Apa Itu Trading dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Trading adalah aktivitas jual beli instrumen keuangan seperti saham, forex, emas, atau kripto untuk memperoleh keuntungan dari selisih harga. Berbeda dengan investasi jangka panjang, trading memanfaatkan pergerakan harga harian hingga mingguan, sehingga analisis, manajemen risiko, dan rencana trading menjadi faktor krusial.
Bagaimana Cara Memulai Trading Forex?
Prinsip memulai trading berlaku untuk semua instrumen, termasuk forex. Pastikan memiliki tujuan dan strategi yang jelas, memilih broker tepercaya, terus belajar, menjaga konsistensi, serta melakukan evaluasi secara berkala.
Berapakah Modal Minimum untuk Trading?
Trading tidak selalu membutuhkan modal besar. Bahkan, beberapa broker seperti XM memungkinkan trader memulai dengan modal minimum sekitar 5 dolar AS.
Bagaimana Cara Belajar Trading dari Nol?
Pemula dapat mengikuti kelas edukasi trading gratis yang disediakan broker ternama, memanfaatkan akun demo dengan dana virtual, serta belajar langsung dari materi dan praktik yang tersedia sebelum terjun ke pasar riil.(*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: 5 Cara Memulai Trading di 2026 agar Resolusi Tak Berhenti di Wacana
| Pewarta | : Ahmad Nuril Fahmi |
| Editor | : Imadudin Muhammad |