https://jakarta.times.co.id/
Olahraga

Indonesia Lampaui Target Medali, Finis Runner-up ASEAN Para Games 2025

Senin, 26 Januari 2026 - 19:36
Indonesia Lampaui Target Medali, Finis Runner-up ASEAN Para Games 2025 Kontingen Indonesia dalam kegiatan ASEAN Para Games 2025. (FOTO: dok. ASEAN Para Games)

TIMES JAKARTA, JAKARTA – Kontingen Indonesia menorehkan prestasi membanggakan pada ajang ASEAN Para Games 2025 yang berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand. Di bawah komando Chef de Mission (CdM) Reda Manthovani, Tim Merah Putih tidak hanya sukses finis di papan atas klasemen akhir, tetapi juga melampaui target perolehan medali yang telah ditetapkan sebelumnya.

Dalam ajang yang digelar sejak 20 hingga 26 Januari 2026 tersebut, Indonesia berhasil mengoleksi total 392 medali. Rinciannya terdiri atas 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu hingga akhir kompetisi.

Capaian tersebut jauh melampaui target awal yang ditetapkan, yakni 82 medali emas, 77 perak, dan 77 perunggu. Hasil ini sekaligus mengantarkan Indonesia menempati peringkat kedua klasemen akhir perolehan medali ASEAN Para Games 2025, di bawah tuan rumah Thailand yang meraih 176 emas, 155 perak, dan 157 perunggu.

Chef de Mission Kontingen Indonesia, Reda Manthovani, mengapresiasi perjuangan para atlet yang dinilai mampu menunjukkan performa konsisten, disiplin tinggi, serta semangat juang luar biasa sepanjang kompetisi.

“Terima kasih telah mengharumkan nama Indonesia di panggung Asia Tenggara. Selamat atas perjuanganmu, para patriot bangsa. Kalian adalah inspirasi,” ujar Reda Manthovani dalam keterangan persnya, Senin (26/1/2026).

Menurut Reda, keberhasilan tersebut tidak hanya mencerminkan capaian dari sisi kuantitas medali, tetapi juga kualitas perjuangan atlet dalam setiap pertandingan.

“Ini adalah bukti bahwa atlet disabilitas Indonesia memiliki kualitas, dedikasi, dan daya saing yang setara. Mereka bukan hanya berjuang untuk medali, tetapi juga membawa pesan penting tentang kesetaraan dalam pembangunan bangsa,” ujarnya.

Reda yang juga menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI menilai capaian ini sejalan dengan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menegaskan pentingnya kesetaraan penyandang disabilitas sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul, inklusif, dan berkeadilan.

Ia menekankan, prestasi di ASEAN Para Games 2025 menjadi bukti konkret kemajuan pembinaan olahraga disabilitas nasional, sekaligus menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan yang inklusif mampu menghasilkan capaian nyata di tingkat regional.

Cabor Unggulan Lampaui Target

Sejumlah cabang olahraga tampil luar biasa dan menjadi tulang punggung perolehan medali Indonesia. Cabang Para Atletik mencatat pencapaian impresif dengan raihan 44 medali emas, jauh melampaui target awal sebanyak 25 emas.

Cabor Para Renang juga menunjukkan dominasi dengan torehan 29 medali emas, dari target semula delapan emas. Sementara Para Badminton menyumbang 12 medali emas, melampaui target lima emas dan menjadi penyumbang emas terbanyak ketiga bagi Indonesia.

Prestasi istimewa juga ditorehkan cabang Para Judo yang sukses menyapu bersih seluruh nomor pertandingan dan mengoleksi tujuh medali emas.

Selain itu, Indonesia juga keluar sebagai juara umum di beberapa cabang olahraga, di antaranya Para Angkat Berat dengan raihan sembilan emas dan empat perak, serta Para Panahan yang mengoleksi lima emas, dua perak, dan tiga perunggu.

Prestasi Individu dan Rekor Membanggakan

Pada level individu, sejumlah atlet nasional mencatatkan prestasi menonjol. Di cabang Para Renang, Jendi Pangabean tampil sebagai atlet tersukses dengan raihan tujuh medali emas, sekaligus menjadi peraih emas terbanyak di ajang tersebut.

Sementara itu, Siti Aisyah, atlet termuda kontingen Indonesia yang berusia 15 tahun, mencuri perhatian dengan torehan dua emas, satu perak, dan tiga perunggu, serta mencatatkan dua rekor ASEAN Para Games.

Secara keseluruhan, atlet-atlet Indonesia berhasil memecahkan 25 rekor ASEAN Para Games dari berbagai cabang olahraga. Bahkan, satu rekor Asia berhasil dipecahkan oleh Hellin Wardina di cabang Para Atletik.

Usai keberhasilan di ASEAN Para Games 2025, CdM Kontingen Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung persiapan atlet menuju ajang yang lebih besar, yakni Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang. Reda berharap capaian gemilang ini menjadi momentum untuk meningkatkan perhatian dan dukungan terhadap olahraga penyandang disabilitas di Indonesia.(*)

Pewarta : Ahmad Nuril Fahmi
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jakarta just now

Welcome to TIMES Jakarta

TIMES Jakarta is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.