Pilihan Makanan untuk Meredakan Flu pada Anak
Saat anak terkena flu, asupan nutrisi yang tepat memegang peranan kunci dalam mempercepat pemulihan. Beberapa makanan dan minuman alami mampu meredakan peradangan, melegakan tenggorokan, dan meningkatkan sistem imun anak secara efektif.
Jakarta – Melihat anak lemas karena flu tentu menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Di tengah menurunnya nafsu makan akibat tenggorokan sakit atau hidung tersumbat, pemberian makanan yang tepat bukan sekadar untuk kenyang, melainkan sebagai upaya medis alami untuk memperkuat sistem imun. Nutrisi yang tepat dapat membantu mengencerkan lendir, meredakan peradangan, dan menjaga tubuh tetap terhidrasi selama masa pemulihan.
Berikut adalah referensi makanan dan minuman yang efektif membantu meredakan flu pada anak:
1. Sup Ayam Hangat (Chicken Soup)
Sup ayam bukan sekadar tradisi, melainkan memiliki dasar ilmiah dalam penyembuhan flu. Sup ayam memiliki efek anti-inflamasi ringan yang dapat membantu meredakan infeksi saluran pernapasan atas. Uap hangatnya membantu mengencerkan lendir di hidung. Kaldu ayam mengandung asam amino sistein yang mirip dengan bahan dalam obat bronkitis, serta memberikan hidrasi dan asupan garam mineral yang dibutuhkan tubuh.
2. Madu (Untuk Anak di Atas 1 Tahun)
Madu adalah salah satu penawar batuk dan radang tenggorokan alami yang paling efektif. Madu memiliki sifat antibakteri dan antimikroba. Penelitian menunjukkan bahwa madu bisa lebih efektif meredakan batuk malam hari pada anak dibandingkan obat batuk komersial tertentu. Jangan pernah memberikan madu pada bayi di bawah usia 12 bulan karena risiko botulisme.
3. Buah-buahan Kaya Vitamin C (Jeruk, Kiwi, Stroberi)
Vitamin C adalah bahan bakar utama bagi sel darah putih untuk melawan infeksi. Meskipun tidak langsung menghentikan flu, konsumsi Vitamin C yang cukup dapat memperpendek durasi sakit dan meringankan keparahan gejala. Jika anak sulit mengunyah, sajikan dalam bentuk jus murni tanpa gula tambahan atau smoothie dingin untuk menenangkan tenggorokan yang meradang.
4. Jahe dan Teh Hangat
Jahe dikenal luas karena kemampuannya mengatasi rasa mual yang terkadang menyertai flu. Jahe memiliki kandungan gingerol yang bersifat anti-inflamasi. Teh hangat (tanpa kafein) membantu menjaga hidrasi sekaligus memberikan efek relaksasi pada saluran pernapasan. Campurkan sedikit parutan jahe dan madu ke dalam air hangat untuk minuman yang menenangkan sebelum tidur.
5. Bawang Putih
Bawang putih mengandung senyawa allicin yang memiliki khasiat peningkat kekebalan tubuh. Senyawa ini membantu tubuh melawan virus dan bakteri. Masukkan cincangan bawang putih lebih banyak ke dalam masakan seperti sup atau bubur anak untuk mendapatkan manfaat antimikrobanya secara maksimal.
6. Yoghurt dengan Probiotik
Kesehatan imun sangat bergantung pada kesehatan saluran pencernaan. Probiotik atau "bakteri baik" dalam yoghurt dapat membantu memperkuat benteng pertahanan tubuh anak. Pilih yoghurt rendah gula dan sajikan dalam suhu ruang agar tidak memicu batuk lebih lanjut jika tenggorokan anak sensitif terhadap dingin. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

