Dwigol Malen Jaga Asa Roma di Papan Atas Serie A
Donyell Malen mencetak dua gol saat AS Roma menaklukkan Cagliari 2-0. Kemenangan ini menjaga Roma tetap bersaing di papan atas Serie A.
JAKARTA – Persaingan di papan atas Serie A musim ini kian ketat. Di tengah dominasi pemuncak klasemen, AS Roma memastikan diri tak terlempar dari jalur perebutan gelar usai menundukkan Cagliari dengan skor 2-0, Senin waktu setempat atau Selasa dini hari. Dua gol kemenangan Giallorossi lahir dari kaki Donyell Malen, yang tampil sebagai pembeda.
Tambahan tiga poin ini membuat Roma tetap menempel rombongan penantang teratas. Inter Milan masih nyaman di puncak klasemen, unggul delapan poin dari rival sekota AC Milan dan sembilan poin atas juara bertahan Napoli. Roma berada satu klaster dengan Juventus, terpaut tiga poin dari Napoli.
Bagi Malen, dua gol ini terasa spesial. Penyerang asal Belanda itu sebelumnya baru sekali mencetak gol sejak didatangkan dengan status pinjaman dari Aston Villa pada bursa transfer Januari. Melawan Cagliari, ia menunjukkan kualitas penyelesaian akhir yang menjadi alasan Roma merekrutnya.
Gol pertama tercipta lewat pergerakan cerdas Malen menyambut umpan terobosan akurat Gianluca Mancini. Dengan sentuhan tenang, Malen mengangkat bola melewati kiper lawan. Gol kedua lahir 20 menit setelah jeda, kali ini lewat insting predator di kotak penalti, memanfaatkan umpan rendah di tengah kepadatan lini belakang Cagliari.
Kemenangan ini menjadi suntikan moral penting bagi Roma jelang laga krusial akhir pekan depan melawan Napoli, duel yang berpotensi menentukan arah persaingan papan atas.
Di sisi lain, Cagliari gagal mewujudkan ambisi meraih empat kemenangan beruntun di Serie A—sesuatu yang belum mereka capai dalam lebih dari satu dekade. Tim asal Sardinia itu kini tertahan di posisi ke-12 klasemen.
Atalanta Terus Menekan Zona Eropa
Pada laga lain, Atalanta menjaga konsistensi performa dengan menaklukkan Cremonese 2-1. Hasil ini membawa Atalanta mendekat ke zona kompetisi Eropa, hanya terpaut dua poin.
Atalanta membuka keunggulan lewat Nikola Krstovic pada menit ke-13 setelah menyambut umpan silang matang Giacomo Raspadori. Tak lama berselang, Davide Zappacosta menggandakan skor lewat aksi individu yang rapi.
Sepanjang babak pertama, Atalanta tampil dominan. Lazar Samardžić dan Berat Djimsiti beberapa kali mengancam, meski gagal menambah gol. Di babak kedua, Krstovic kembali memperoleh peluang emas, sementara gol Djimsiti di masa injury time dianulir wasit.
Cremonese hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol hiburan Morten Thorsby pada menit akhir. Hasil ini membuat Cremonese tak pernah menang dalam 10 laga terakhir dan masih tertahan di posisi ke-16, hanya lima poin di atas zona degradasi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



