Kemensos: Rekrutmen Sekolah Rakyat Fokus Verifikasi Lapangan, Bukan Nilai
TIMES Jakarta/Ilustrasi. Sekolah Rakyat. (Foto: ANTARA)

Kemensos: Rekrutmen Sekolah Rakyat Fokus Verifikasi Lapangan, Bukan Nilai

Kementerian Sosial menegaskan rekrutmen Sekolah Rakyat tidak menggunakan seleksi akademik. Fokus utama adalah pemenuhan syarat administrasi dan verifikasi lapangan bagi keluarga miskin desil 1 dan 2 demi memutus rantai kemiskinan.

TIMES Jakarta,Kamis 19 Februari 2026, 20:43 WIB
878
A
Antara

JakartaKementerian Sosial (Kemensos) menegaskan bahwa proses perekrutan siswa untuk program Sekolah Rakyat tidak didasarkan pada seleksi akademik. Fokus utama program ini adalah pemenuhan syarat administrasi dan verifikasi lapangan guna memastikan calon siswa benar-benar berasal dari keluarga miskin dan rentan miskin.

Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, menyatakan bahwa aspek ekonomi menjadi indikator tunggal kelayakan siswa.

“Tidak ada seleksi akademis. Pokoknya ini orang miskin. Kalau mereka miskin layak masuk Sekolah Rakyat, kalau (mereka) sakit, Kemensos harus obati mereka, kalau sudah sembuh masukkan ke Sekolah Rakyat,” ujar Agus Jabo saat menerima audiensi pimpinan DPRD Brebes di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis.

Transparansi dan Data Akurat

Proses seleksi dilakukan melalui penjangkauan langsung terhadap keluarga yang terdaftar dalam desil 1 dan desil 2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Langkah ini diambil sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memuliakan masyarakat prasejahtera sekaligus menutup celah praktik nepotisme dalam perekrutan.

“Pak Ketua tidak boleh titip, Pak Wakil Ketua enggak boleh titip, saya juga enggak boleh titip. Tetapi kalau di lingkungan njenengan ternyata banyak orang miskin, silakan diusulkan. Nanti yang menentukan Kemensos. Begitu data masuk kita cek lapangan benar enggak ini, itu lho,” tegas Agus.

Fasilitas Lengkap dan Skala Nasional

Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah berasrama (boarding school) untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA. Fasilitas yang disediakan sangat mumpuni, mencakup lapangan olahraga, perpustakaan, ruang kelas modern, hingga makan bergizi tiga kali sehari. Selain itu, setiap siswa akan mendapatkan delapan set seragam dan laptop untuk menunjang pembelajaran.

Saat ini, Sekolah Rakyat rintisan telah beroperasi di 166 titik dengan total 15.954 siswa dan didukung oleh ribuan tenaga pendidik. Pemerintah juga tengah mengebut pembangunan gedung permanen di 104 lokasi yang ditargetkan rampung pada 2026.

Pemberdayaan Potensi Lokal

Agus menambahkan, program ini juga mengedepankan prinsip kearifan lokal. Jika Sekolah Rakyat didirikan di suatu daerah, seperti Brebes, maka prioritas siswa dan tenaga pengajar harus berasal dari daerah tersebut.

“Kalau itu di Brebes, siswanya harus dari Brebes. Dari desil 1 dan 2. Terus guru-gurunya juga kita prioritaskan dari Brebes, termasuk kepala sekolahnya kita prioritaskan dari Brebes. Jadi karena nanti masing-masing kota, kabupaten punya sendiri,” jelasnya.

Jembatan Menuju Dunia Kerja

Tak hanya fokus pada pendidikan karakter dan akademis, Kemensos juga menyiapkan masa depan lulusannya melalui kolaborasi lintas kementerian, termasuk Kementerian Dikti Sainstek, Kemnaker, dan BP2MI.

“Jadi, kalau misalkan sudah lulus SMA, kemudian mereka belum mau melanjutkan ke perguruan tinggi, mereka (dapat langsung) bekerja supaya menggraduasi orang tuanya. Kita hanya mengantarkan saja mereka lulus SMA harus sekolah atau kerja,” tambah Agus.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua I DPRD Brebes, Iqbal Tanjung, menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran program ini di daerah.

“Harapan kami dengan adanya Sekolah Rakyat ini, anak-anak yang tidak mampu, dan punya potensi bisa dikembangkan lebih baik. Kita di DPRD konsultasi lebih lanjut terkait program Sekolah Rakyat,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Antara
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.