Partai Demokrat Rayakan Imlek Nasional dan Lelang Lukisan Kuda Api Karya SBY
Partai Demokrat bersama masyarakat keturunan Tionghoa memperingati Imlek Nasional dengan tema Harmoni Nusantara, menekankan persatuan, kebersamaan, dan solidaritas lintas suku, agama, dan budaya.
JAKARTA – Partai Demokrat bersama masyarakat keturunan Tionghoa merayakan Imlek Nasional bertema Harmoni Nusantara di Ballroom Djakarta Theater, Rabu (18/2/2026).
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan semangat Harmoni Nusantara ingin menghadirkan kebersamaan dan persatuan dalam solidaritas.
“Kita tahu bahwa Indonesia adalah negara yang begitu majemuk, dari Aceh hingga Papua, dengan beragam suku, agama, ras, etnis, dan budaya. Kita harus bersatu untuk bisa maju dan menghadapi berbagai tantangan dunia hari ini,” kata AHY.
AHY menegaskan, Partai Demokrat kokoh pada jati dirinya sebagai partai nasionalis-religius yang menjadi rumah besar nyaman bagi semua. “Kita ingin memperjuangkan seluruh rakyat Indonesia, apa pun identitas dan latar belakangnya,” ucapnya.
Menurut AHY, perayaan Imlek Nasional menjadi momentum bersilaturahmi dan menyapa komunitas Tionghoa yang datang dari berbagai penjuru tanah air.
“Kita harapkan ini terus menjadi pengingat bahwa dengan bersatu kita bisa kokoh, sekaligus membawa kebaikan bagi masyarakat dan negara,” ujar AHY.
AHY menekankan, acara ini tidak berkaitan dengan politik praktis. “Demokrat tidak hanya memperjuangkan indikator keberhasilan partai seperti menang pemilu, pilkada, atau menambah kursi. Acara ini murni untuk merayakan persatuan dalam keberagaman,” tambahnya.
Lukisan Kuda Api SBY
Ketum Partai Demokrat menjelaskan, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus Presiden Republik Indonesia ke-enam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang juga aktif sebagai seniman, mengekspresikan kecintaannya terhadap negeri melalui lukisan.
Dalam momen Imlek ini, SBY membuat lukisan “Kuda Api”, yang melambangkan energi, kekuatan, kerja keras, dan transformasi bagi Indonesia yang maju dan damai.
“Indonesia harus tetap damai dan bersatu. Hasil lelang lukisan ini sepenuhnya digunakan untuk bantuan kemanusiaan, membantu masyarakat prasejahtera dan terdampak bencana,” jelas AHY.
AHY menambahkan, kegiatan lelang karya seni untuk bantuan kemanusiaan bukan pertama kali dilakukan SBY. Sebelumnya, saat terjadi bencana di Sumatera, karya beliau juga dilelang untuk membantu masyarakat terdampak.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



