Berita

Israel Memburu Para Komandan Hamas, AS Bekali Bom Besar Penghancur Bunker

Sabtu, 02 Desember 2023 - 08:04
Israel Memburu Para Komandan Hamas, AS Bekali Bom Besar Penghancur Bunker Orang-orang bersenjata pimpinan Hamas menyita kendaraan militer Israel setelah menyusup ke wilayah selatan Israel dalam serangan 7 Oktober lalu. (FOTO: New York Times/Reuters)

TIMES JAKARTA, JAKARTAIsrael dilaporkan intensif memburu tiga komandan tertinggi Hamas, Mohammed Deif, Marwan Issa, dan Yahya Sinwar yang diyakini mereka beroperasi dari bunker di bawah Gaza.

Israel, seperti dilansir Hindustan Times, yakin orang-orang inilah yang mengarahkan operasi militer Hamas dan memimpin negosiasi pertukaran tawanan dan sandera. 

Serangan Israel kali ini kemungkinan besar tidak akan berhenti sampai para komandan itu terbunuh atau ditangkap.

Dilansir Wall Street Journal, Amerika Serikat juga telah membekali Israel dengan bom besar penghancur bunker berukuran besar sekalipun, kata para pejabat AS.

Membunuh mereka akan menjadi kemenangan simbolis bagi Israel, namun menangkap mereka belum tentu menjadi tujuan akhir.

Pemerintah Amerika Serikat percaya bahwa menghilangkan kepemimpinan Hamas adalah hal yang mungkin dilakukan, namun menghancurkan Hamas sepenuhnya tidak mungkin dilakukan.

Gencatan senjata selama seminggu antara Israel dan Hamas telah berakhir sejak Jumat pagi.

Israel kali ini memperbarui operasi tempur di Gaza setelah dikatakan Hamas melepaskan tembakan ke wilayah Israel.

Serangan Israel yang dilanjutkan diperkirakan akan fokus di Gaza selatan , tempat Israel mengklaim banyak pemimpin senior Hamas bersembunyi.

Israel juga mengedarkan peta yang dikatakan akan digunakan untuk memandu warga Gaza menjauh dari daerah pertempuran. Israel mengatakan telah memulai kembali serangan udara di Gaza.

Berakhirnya gencatan senjata terjadi ketika mediator terlibat dalam pembicaraan intens di mana Hamas tidak memberikan daftar sandera yang diperlukan untuk perpanjangan , kata para pejabat Mesir.

"Hamas mengatakan, mereka kesulitan mengakses beberapa sandera yang ditahan oleh kelompok lain," kata para pejabat.

"Negosiasi terus berlanjut meskipun terjadi pertempuran," kata pihak Qatar.

Pemerintahan Joe Biden mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Israel, Mesir, dan Qatar untuk memulihkan jeda dalam pertempuran di Gaza.

Menteri Luar Negeri, Antony Blinken mengatakan, Israel telah mengambil langkah-langkah untuk melindungi warga sipil pada fase perang berikutnya.

Israel melanjutkan serangan militernya sejak Jumat kemarin dengan tujuan memusnahkan Hamas setelah dikatakan bahwa kelompok militan tersebut  melanggar garis besar  gencatan senjata tujuh hari dengan menembakkan roket ke wilayah Israel.

Pasukan Pertahanan Israel juga memperluas serangannya ke bagian selatan Gaza wilayah kantong tersebut, sehingga memicu seruan dari para pemimpin global untuk melindungi warga sipil.

Lusinan warga Palestina dalam serangan Israel pada hari Jumat, menurut Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas.

Israel berdalih bahwa Hamas telah membangun infrastruktur sipil, termasuk rumah sakit dan taman bermain anak-anak, yang digunakan untuk tujuan militer, sehingga menjadikannya  target yang sah .

Meski demikian hingga Jumat malam, para perunding masih berusaha menghidupkan kembali gencatan senjata.

Hamas mengatakan tidak ada lagi perempuan dan anak-anak yang harus dibebaskan, namun menurut sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut, Israel tidak mempercayainya.

Kini Israel yang oleh AS dibelaki bom besar penghancur bunker dilaporkan, intensif memburu tiga komandan tertinggi Hamas, Mohammed Deif, Marwan Issa, dan Yahya Sinwar yang diyakini mengendalikan dari bunker di bawah Gaza. (*)

Pewarta : Widodo Irianto
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jakarta just now

Welcome to TIMES Jakarta

TIMES Jakarta is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.